Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E. menegaskan pentingnya meneladani kepemimpinan para sahabat Nabi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikannya dalam Ramadan Public Lecture di Masjid Kampus UGM pada Ahad (22/02) dengan tema “Bagaimana Alquran Memandu Kehidupan Bernegara?”.
Dalam ceramahnya, Dahnil mengaitkan hikmah Ramadan, khususnya nilai kesabaran dengan etika politik dan tata kelola negara. Menurutnya, puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan latihan spiritual untuk membentuk empati dan ketakwaan.
“Puasa itu jalan untuk mengenyangkan rohani melalui kelaparan fisik. Dari sana lahir empati sosial. Dan empati itulah fondasi keadilan dalam bernegara,” ujarnya.