Masjid Kampus UGM bersama keluarga Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si., menandatangani perjanjian kerja sama pemanfaatan sebuah rumah di kawasan Gemawang sebagai Rumah Quran UGM, Sabtu (14/3). Acara berlangsung di kediaman yang beralamat di Jl. Tirta Marta 73A Gemawang pada pukul 10.00–11.30 WIB.
Berita dan Informasi
Masjid Kampus UGM menggelar salat gerhana bulan pada Selasa (3/3) petang. Kegiatan ini diikuti oleh jemaah yang hadir untuk menunaikan salah satu sunah Nabi Muhammad saw. sekaligus merenungi tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.
RDK UGM 1447 H menghadirkan ruang refleksi dan diskusi khusus perempuan melalui agenda Women Inspiring Talk (WIT) pada Jumat (27/2). Kegiatan ini mempertemukan perempuan-perempuan inspiratif untuk berbagi gagasan mengenai peran perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Acara ini menghadirkan dua narasumber, yakni sastrawan sekaligus sosiolog Okky Madasari, Ph.D. serta sastrawan Sasti Gotama, dengan moderator Dosen Fakultas Psikologi UGM, Fakhirah Inayaturrobbani, S.Psi., M.A. Diskusi mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Membangun Bangsa yang Digdaya” yang menyoroti realitas sosial yang dihadapi perempuan serta pentingnya keberanian menyuarakan keadilan.
Dalam pembukaannya, moderator menegaskan bahwa kehadiran peserta dalam forum ilmu merupakan bentuk ikhtiar intelektual yang bernilai ibadah. Ia mengajak peserta untuk menjadikan ruang diskusi sebagai sarana mencari solusi bagi persoalan masyarakat yang lebih luas.
Ramadhan Di Kampus (RDK) UGM kembali menghadirkan rangkaian kegiatan literatif melalui Festival Buku yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM pada Kamis (26/2). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan RDK tahun ini dengan menghadirkan sejumlah tokoh literasi nasional, di antaranya J.S. Khairen, Irfan Afifi, dan Habiburrahman El Shirazy yang akrab disapa Kang Abik. Masing-masing narasumber tersebut akan membedah buku di tiga hari yang berbeda.
Acara dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan penampilan Tari Tor-tor khas Sumatra Utara yang menyemarakkan suasana. Tarian tersebut ditampilkan sebagai simbol penyambutan yang hangat dan penuh suka cita.
“Tari Tor-tor ini biasanya digunakan orang Batak untuk menyambut sebuah pesta atau acara. Makanya tadi di dalam tarian itu ada lingkaran di mana orang Batak di situ berkumpul untuk bersama-sama merayakan pesta. Jadi tari Tor-tor ini diibaratkan sebagai sambutan yang meriah dan suka cita,” ujar salah seorang penari saat diwawancarai.
Sebagai bagian dari rangkaian syiar dan pengabdian masyarakat di bulan suci, panitia RDK UGM 1447 H menghadirkan aksi sosial melalui kegiatan Santunan Panti Asuhan (SAPA), yang diselenggarakan pada Ahad (22/2) di Yayasan Bangun Umat Nurani, Gedangrejo, Karangmojo, Gunungkidul. Mengusung tema “Belajar Tanpa Batas, Menuju Generasi Emas”, kegiatan ini menjadi ruang berbagi sekaligus pembelajaran bersama bagi santri panti asuhan.
Kegiatan Ramadan di UGM merupakan suatu momentum yang menjadi rutinitas kampus ini setiap tahunnya. Tahun ini, rangkaian kegiatan Ramadan UGM diawali dengan acara Grand Opening yang dilaksanakan pada Selasa (17/2) bertempat di Grha Sabha Pramana.
Mengangkat tema “Ramadan Membentuk Moderasi Beragama: Pendekatan Tafsir untuk Membangun Karakter Sivitas Akademika yang Inklusif dan Berdampak,” pada Grand Opening kali ini, UGM menghadirkan Drs. Wijayanto, M.A., sebagai narasumber utama.
RDK UGM 1447 H berusaha menerjemahkan nilai-nilai Islam ke dalam aksi nyata lingkungan. Mengambil lokasi di Desa Petir, Rongkop, Gunungkidul, RDK UGM menggelar kegiatan Sedekah Air, Buku, dan Oksigen (SABO) secara luring pada Ahad (8/2).
Mengusung tema besar “Sustaining Life Through Social Solidarity”, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelestarian alam tidak bisa dilakukan secara parsial. RDK UGM menekankan pentingnya gotong royong sebagai elemen kekuatan utama yang berdampak positif bagi lingkungan sosial.
Masjid Kampus UGM menerima kunjungan studi banding dari Pengelola Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) UPN Veteran Jakarta (UPNVJ). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan masjid kampus sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang pembentukan karakter mahasiswa.
Tim Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jama’ah Shalahuddin bersama Masjid Kampus (Maskam) UGM mencatat prestasi gemilang dalam Lomba Jambore Nasional Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) Muda 2025. Ajang ini digelar di Universitas Brawijaya pada 31 Oktober–2 November 2025 dan diikuti oleh 310 peserta dari berbagai masjid kampus di seluruh nusantara.
Gelaran AMKI Muda 2025 menjadi edisi kedua sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023. Selain mempererat jaringan antar masjid kampus, kegiatan ini juga menjadi platform bagi para pegiat masjid untuk berkreasi dan menghadirkan inovasi melalui beragam cabang perlombaan.
Dengan Indra Oktafian Hidayat (Fakultas Teknik) sebagai Ketua Kontingen, delegasi Masjid Kampus UGM berhasil meraih delapan penghargaan pada sejumlah kategori lomba sekaligus dinobatkan sebagai juara umum Jambore Nasional AMKI Muda 2025. Pada Lomba Inovasi Mahasiswa Kategori Esai, Alkansa Fauziyah (Sekolah Vokasi) sukses memperoleh Juara 1.
Pada Lomba Inovasi Program Masjid Kampus Bidang Keagamaan, dua tim juga menorehkan pencapaian, yaitu Juara 1 yang diraih oleh Eka Setiawan (Fakultas Ilmu Budaya) dan Hamzah Dzaky Rabbani (Fakultas Pertanian), serta Juara 3 oleh Pandhu Ardita Dharma Pratama (Fakultas Teknik) dan Muhammad Althaf Saputra Nazir (Fakultas Teknik). Untuk Bidang Pendidikan, dua penghargaan berhasil dibawa pulang — Juara 2 oleh Muhammad Ismail Al Birru (Fakultas Teknik) dan Seruni Salsabila Putri Basoeki (Fakultas Pertanian), serta Juara 3 oleh Andri Prayitno (Fakultas Filsafat) dan Bangkit Panuntunari (Fakultas Ilmu Budaya). Sementara itu, pada Bidang Sosial, Jihan Pertiwi (Fakultas Ilmu Budaya) dan Rissa Arzetti (Fakultas Pertanian) berhasil meraih Juara 2.
Tak hanya itu, Masjid Kampus UGM turut menerima AMKI Muda Award kategori Akademik dan Inovasi sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi para kandidat unggul, di antaranya Muhammad Surya Rasyiid (Sekolah Vokasi), Muhamad Bahrul Hikam (Fakultas Peternakan), Muhammad Althaf Saputra Nazir (Fakultas Teknik), Andri Prayitno (Fakultas Filsafat), serta Yusuf Maulana (Fakultas Teknik).
Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Dr. Mohamad Yusuf, M.A., menyampaikan penghargaan tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat hingga membawa pulang banyak gelar kemenangan. “Prestasi ini merupakan buah kerja kolektif yang dilandasi semangat dakwah, inovasi, dan pelayanan umat,” ungkapnya pada Rabu (12/11).
Ia menegaskan bahwa Jama’ah Shalahuddin dan Masjid Kampus UGM akan terus menghidupkan nilai dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan sosial yang selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan. “Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Masjid Kampus untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Masjid Kampus UGM menggelar International Seminar on Islam and Civilization 2025 bertema “Integration of Knowledge and Islam as Science: The Future of Islamic Thought.” pada Ahad (9/11). Kegiatan ini berupaya menghidupkan kembali tradisi ilmiah Islam yang berpadu dengan nilai-nilai keuniversalan dan semangat keilmuan modern.