• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadhan Di Kampus UGM
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khotbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita dan Informasi
  • 100 Peserta dari 66 Masjid se-DIY Ikuti Pelatihan Humas dan Keprotokolan

100 Peserta dari 66 Masjid se-DIY Ikuti Pelatihan Humas dan Keprotokolan

  • Berita dan Informasi
  • 21 September 2025, 10.00
  • Oleh: Masjid Kampus UGM
  • 0

Sebanyak 100 peserta dari 66 masjid se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti Pelatihan Humas dan Keprotokolan di Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (20/9).

Acara yang diprakarsai Masjid Kampus UGM ini mengangkat tema bagaimana memastikan kegiatan di masjid berjalan lancar, tertib, dan berkesan bagi jamaah maupun tamu undangan. Para narasumber menekankan bahwa humas dan protokol bukan sekadar formalitas, melainkan jantung dari suksesnya sebuah acara. Tidak hanya mengatur kursi atau menyusun rundown, tetapi juga menciptakan suasana harmonis, menjaga nama baik institusi, dan memastikan setiap tamu merasa dihormati.

Hakikat Keprotokolan

Hadir sebagai pemateri, Dr. Iva Ariani, Wakil Dekan Fakultas Filsafat UGM sekaligus mantan Kepala Humas dan Protokol UGM, menegaskan bahwa protokol bukanlah MC. “Keduanya memang bekerja berdampingan, tetapi fungsi protokol jauh lebih luas: memastikan acara berjalan dari awal hingga akhir tanpa hambatan,” ujarnya.

Menurut Iva, protokol memiliki peran penting sebagai pencipta suasana yang menyenangkan, bagian dari budaya bangsa, bentuk penghormatan kepada tamu, sekaligus pembentuk citra lembaga. Detail kecil seperti kesiapan lagu kebangsaan, penataan kursi, hingga penyajian konsumsi, menurutnya, bisa berdampak besar pada citra institusi.

Ia menambahkan, seorang protokol harus disiplin, memiliki loyalitas tinggi, pengelolaan yang efektif, wawasan luas, serta mampu menjaga penampilan, etiket, dan bahasa yang baik.

Public Speaking dan Peran MC

Materi berikutnya disampaikan oleh Riandhika Adityawan, Amd., praktisi humas dan protokol, yang menyoroti pentingnya keterampilan public speaking. Menurutnya, MC dan protokol adalah wajah acara yang harus mampu menjaga alur, mengendalikan suasana, dan menyampaikan pesan dengan jelas.

“MC bukan hanya membacakan acara, tetapi juga menjadi nyawa kegiatan: menjaga alur, menghidupkan suasana, dan memastikan audiens tetap fokus hingga akhir,” katanya.

Seorang MC ideal, lanjutnya, harus mampu berimajinasi mengantisipasi situasi, menjaga penampilan, sigap membaca kondisi, serta menjalin komunikasi efektif dengan panitia dan audiens.

Baca juga: Masjid Kampus UGM Gelar Diskusi Pengembangan Paradigma Profetik Kuntowijoyo

Praktik Kehumasan Masjid

Pada sesi terakhir, Andri Prayitno, M.Phil membahas praktik kehumasan masjid. Ia menekankan pentingnya strategi komunikasi publik, pemanfaatan media sosial, serta membangun hubungan baik dengan jemaah dan mitra. Humas masjid, katanya, berperan menghadirkan narasi positif agar masjid semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Profesionalisme dan Citra Masjid

Dari rangkaian sesi tersebut, mengemuka pesan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari isi acara, tetapi juga dari kesan yang dibawa pulang tamu. Ketika acara berjalan tertib, tamu merasa nyaman dan dihormati, maka citra masjid akan semakin kuat sebagai pusat kegiatan keumatan yang profesional. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas takmir muda maupun senior dan pengelola masjid se-DIY, sehingga masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban dengan tata kelola yang tertib, ramah, dan berkesan. (Naufal Zaky / Editor: Indra Oktafian Hidayat / Foto: Dokumentasi Masjid Kampus UGM)

Post Views: 17
Tags: humas masjid keprotokolan manajemen acara Islami. Masjid Kampus UGM MC masjid public speaking

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Yudi Latif Bongkar Miskonsepsi tentang Hubungan Pancasila dan Islam
  • Ribuan Teman di Media Sosial, Mengapa Kesepian Tetap Menghantui Generasi Muda? Ini Penjelasan Dosen FISIPOL UGM
  • Bukan Sekadar Gelar, Wakil Rektor UGM Ingatkan Amanah Besar Orang yang Berilmu
  • Maskam UGM dan CRCS Gelar Diskusi Chaplaincy bersama Syamsi Ali
  • Penasihat Takmir Maskam UGM Soroti Relevansi Keteladanan Ibrahim bagi Dunia Akademik
Universitas Gadjah Mada

Masjid Kampus UGM

Jl. Tevesia Bulaksumur No.1, 55281 Depok DIY

masjidkampus@ugm.ac.id
0812-2540-0933
@masjidkampusugm

© Takmir Masjid Kampus UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY