• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadan Public Lecture
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khutbah
  • Donasi
  • Kontak

Semangat Kewirausahaan ala Rasulullah Mendorong Kemajuan Bangsa

Ramadan Public Lecture Rabu, 13 Maret 2024

Direktur Utama PT Lintas Global Wisata, Dr. Hepi Andi Bastono, M.A., M.Pd.I., dalam  ceramah subuh yang diselenggarakan di Masjid Kampus UGM, Selasa (12/03), menyoroti peran kewirausahaan sebagai pendorong utama kemajuan sebuah bangsa. Menurutnya, kunci untuk mencapai kemajuan peradaban adalah dengan memiliki antara empat hingga tujuh persen dari populasi sebagai pengusaha.

Ketua Takmir Masjid Kampus UGM Jelaskan Pembangunan Islam Pasca-Positivisme

Ramadan Public Lecture Selasa, 12 Maret 2024

Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Dr. Rizal Mustansyir, M.Hum menyampaikan ceramah tarawih Ramadhan Public Lecture di Masjid Kampus UGM, Selasa (11/3). Dalam ceramahnya yang bertajuk “Pembangunan Islam Pasca-Positivisme”, Dr. Rizal yang juga merupakan Dosen Fakultas Filsafat UGM ini menjelaskan bahwa positivisme lahir dalam pergulatan antara agama dan ilmu pengetahuan saat itu.

Ustaz Salim A. Fillah: Babad Tanah Jawi Sarat Makna Filosofis

Ramadan Public Lecture Senin, 11 Maret 2024

Dai asal Yogyakarta, Ustaz Salim A. Fillah berbicara tentang buku sastra sejarah Jawa legendaris, Babad Tanah Jawi, pada ceramah tarawih Ramadan Public Lecture 1445 H di Masjid Kampus UGM, Ahad (10/03). Ustaz Salim mencatat, aspek yang paling menarik dari sejarah penulisan Babad Tanah Jawi adalah penyebutan babad untuk suatu penulisan oleh orang Jawa pasca tradisi Islam. Orang Jawa pada masa itu menggunakan diksi babad untuk menggambarkan berdirinya suatu peradaban baru yakni peradaban Islam.

MPL November 2023: Pembangunan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan Bisa Berjalan Bersama

Maskam Public Lecture Sabtu, 18 November 2023

Ekonom senior Faisal Basri, S.E., M.A. dan aktivis Farid Gaban menjadi pemateri pada Masjid Kampus UGM Public Lecture (MPL) edisi November 2023. MPL kali ini bertajuk “Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup: Dilema Indonesia Menuju Negara Maju” ini diikuti ratusan partisipan selama sekitar dua setengah jam.

Faisal Basri mengawali pemaparan dengan mengutip ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, seperti Al-Baqarah ayat 11-12, Ar-Ruum: 41, dan Al-A’raf: 56. Dengan mengutip ayat-ayat tersebut, Faisal ingin menunjukkan bahwa manusia adalah penyumbang kerusakan Bumi yang paling jelas.

“Dan yang berbuat kerusakan di muka Bumi ini, ya, siapa lagi kalau bukan manusia? Jadi jelas, kok, bahwa karena ulah manusia lah keseimbangan (kehidupan Bumi) itu rusak,” katanya.

Faisal juga menyebut bahwa dampak kerusakan tersebut sudah mulai kita rasakan belakangan ini. Keputusan pemerintah untuk menjadikan pembangunan ekonomi sebagai panglima, dinilainya, justru membuat kondisi lingkungan di Indonesia semakin memburuk. Dia juga memaparkan data-data yang menunjukkan komitmen Indonesia akan kelestarian lingkungan yang masih belum sesuai harapan.

Oleh karena itu, dia menyebut perlunya paradigma baru dalam pembangunan ekonomi yang tidak menggadaikan lingkungan. Faisal mengutip gagasan seorang profesor ekonomi asal Inggris, Mariana Mazzucato mengenai pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Dari gagasan yang disampaikan, dia mengatakan bahwa negara sebenarnya memiliki lebih dari cukup instrumen untuk menjaga alam,

“Negara sebenarnya punya lebih dari cukup instrumen, perangkat untuk menjaga alam ini, yang merupakan sumber kehidupan manusia,” lanjutnya.

Faisal juga menjelaskan tentang ekonomi hijau yang berkelanjutan, di mana keuntungan, keberlanjutan, dan kemakmuran manusia bisa saling bersinergi. Dia juga menunjukkan tren yang sedang berkembang di seluruh dunia, bahwa negara-negara maju yang memiliki kebijakan ramah lingkungan justru mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Dari data tersebut, Faisal meyakini bahwa kelestarian alam dengan pembangunan ekonomi bisa “seiring sejalan” untuk mewujudkan kesejahteraan dan menjadi negara maju.

 

Ekonomi, Lingkungan, dan Indonesia Emas 2045

Sementara itu, Farid Gaban mengawali bahasan dengan mimpi “Indonesia Emas 2045” yang marak disebut-sebut oleh pemerintah. Namun, ia menyebut motivasi di balik optimisme pada impian tersebut, yakni produk domestik bruto (PDB) yang semakin meningkat, bukanlah jaminan impian itu akan tercapai.  Ia menyebut adanya ketimpangan dan kualitas manusia rendah yang dialami Indonesia dan berpotensi menghambat impian tersebut.

Farid juga menyoroti pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini, yang menurutnya cenderung semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi berbasis investasi dan utang. Dia menilai praktik pembangunan yang dilakukan oleh dua presiden terakhir, yakni SBY dan Joko Widodo, menyebabkan berbagai dampak negatif. Beberapa di antaranya ialah konflik agraria, kerusakan alam, hingga kerusakan hukum dan demokrasi.

Dari dampak-dampak tersebut, Farid menilai perlunya untuk melakukan perubahan paradigma tentang negara yang maju. Menurutnya, salah satu ukuran kemajuan bukan hanya hal-hal ekonomis, namun juga kebahagiaan. Melihat negara-negara Skandinavia, dia melihat beberapa faktor yang menentukan kebahagiaan masyarakat, seperti kelestarian alam serta pemerintahan yang baik.

“Menurut saya ini yang perlu kita ubah. Kita harus merenungkan kembali dan merumuskan kembali tentang tujuan Pembangunan, kemudian meredefinisi sebenarnya apa yang disebut maju itu?” katanya.

Senada dengan Faisal, Farid sepakat bahwa tidak ada dilema antara kelestarian alam dengan pembangunan ekonomi selama tidak terlalu berobsesi pada pertumbuhan ekonomi. Dia menyorot keragaman hayati Indonesia yang bisa dimanfaatkan secara ekonomi tanpa merusak alam. Farid melihat pentingnya ekonomi berbasis ilmu pengetahuan (knowledge-based economy) dan “ekonomi biru” yang ramah Bumi untuk menumbuhkan ekonomi tanpa harus berutang dan bergantung pada negara asing.

“Kita harus membongkar mitos ya. Bisakah kita membangun ekonomi tanpa merusak alam, seolah-olah ada dilema. (Padahal) menurut saya tidak ada dilema, bila kita mengubah orientasi,” katanya. (Rama SP)

 

Saksikan videonya berikut ini:

[embedyt]https://www.youtube.com/watch?v=qZiNavNFRdE[/embedyt]

Datuk Taufiq Ismail Bacakan Puisi untuk Palestina di Masjid Kampus UGM

Berita dan Informasi Minggu, 22 Oktober 2023

Pada Sabtu (14/10), Taufiq Ismail membacakan puisi berjudul “Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu?” pada kegiatan Tabligh Akbar Maulid Pop UGM 1445 H. Berikut isi puisi yang dibacakan Taufiq Ismail

Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu

Ketika rumah-rumahmu diruntuhkan bulldozer
dengan suara gemuruh menderu, serasa pasir
dan batu bata dinding kamar tidurku bertebaran di pekaranganku, meneteskan peluh merah dan mengepulkan debu yang berdarah.

Kemesraan Tokoh NU dan Muhammadiyah di Panggung Tabligh Akbar Maulid Pop UGM 1445 H

Berita dan Informasi Minggu, 22 Oktober 2023

Dr. (H.C). K.H. Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019) dan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. menampikan kemesraannya di panggung Tabligh Akbar dalam rangka malam puncak Maulid Pop UGM 1445 H, Sabtu (14/10). Acara tersebut mengambil tema “Nabi Muhammad SAW sebagi Pribadi yang Paripurna”.

Setelah Lima Dekade, UGM Kembali Selenggarakan Maulid Pop

Berita dan Informasi Minggu, 22 Oktober 2023

Jama’ah Shalahuddin bersama dengan Takmir Masjid Kampus UGM kembali menyelenggarakan kegiatan Maulid Pop UGM 1445 H/2023 pada Sabtu (14/10) di Masjid Kampus UGM. Kegiatan ini kembali dilaksanakan setelah lima dekade yang lalu pertama kali dilaksanakan. Diketahui bahwasanya Maulid Pop merupakan salah satu kegiatan yang menjadi tonggak awal berdirinya Jama’ah Shalahuddin. Pada 1974, Dewan Mahasiswa UGM menginisiasi kegiatan Maulid Pop untuk pertama kalinya. Kegiatan ini berupaya menampilkan Islam dalam perspektif budaya ilmiah kampus. Bertempat di Gelanggang Mahasiswa, Maulid Pop UGM 1974 menghadirkan tokoh-tokoh budaya (YB Mangunwijaya, Amri Yahya, Syu’bah Asa, Taufiq Ismail, Ir. Syahirul Alim) dan pameran lukisan (Ahmad Sadali, AD Pirous, dan Amri Yahya).

Guru Besar Kehutanan UGM Ajak Masyarakat Manfaatkan Hutan dengan Baik

Diskusi Paradigma Profetik Minggu, 27 Agustus 2023

Guru Besar Bidang Ilmu Pemuliaan Pohon Fakultas Kehutanan UGM Prof. Dr. Ir. Mohammad Na’iem, M.Agr.Sc. mengatakan bahwa banyak sekali ayat-ayat di dalam Alquran yang berbicara tentang sumber daya alam, seperti Q.S. Al-Baqarah: 22 dan Q.S. Al-Anbiya: 107. Dari ayat-ayat tersebut, ia mengajak umat manusia untuk memanfaatkan langit dan Bumi beserta sumber daya di dalamnya untuk hal-hal yang bermanfaat. “Apa yang telah dianugerahkan oleh Allah ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dimanfaatkan dengan tanpa berpikir sama sekali untuk merusaknya kecuali untuk memberikan manfaat bagi sesama,” sebutnya dalam Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama (WIIA) “Pengembangan & Pengelolaan Hutan Prospektif dari Perspektif Islam”, Rabu (2/8).

Pembimbing Quranic Psychology Sampaikan Tips Sleep Hygiene Menurut Pola Rasulullah

Ibadah dan Kajian Islam Jumat, 28 Juli 2023

Pembimbing Quranic Psychology, Tika Faizatul Munawaroh, S.Psi. memaparkan penjelasan mengenai higienitas tidur (sleep hygiene) dan ibadah dalam Women Institute Indonesia: Perempuan dan Psikologi “Manfaat Sleep Hygiene bagi Kesehatan Mental” di Masjid Kampus UGM, Kamis (27/7). Sleep hygiene, pola kebiasaan baik yang dibangun menjelang seseorang akan tidur, dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental, menghadirkan ketenangan dalam hidup, dan menghasilkan tidur yang berkualitas.

Takmir Muda Masjid Kampus UGM Berbagi Inspirasi pada Puluhan Anggota Rohis se-DIY

Berita dan Informasi Jumat, 28 Juli 2023

Tiga anggota Takmir Muda Masjid Kampus UGM berkesempatan berbagi motivasi dan inspirasi kepada puluhan anggota kerohanian Islam (rohis) SMA/sederajat dari seluruh penjuru Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dalam kegiatan MABAR (Mabit Arek-Arek Rohis se-DIY). Kegiatan yang diselenggarakan Jama’ah Shalahuddin UGM bekerja sama dengan Masjid Kampus UGM dan Forum Rohis se-DIY (FRD) ini diselenggarakan pada Sabtu pagi hingga Ahad pagi (22-23/7), yang mana ketiganya sama-sama mengisi pada hari Sabtu.

1…1516171819…29

Artikel Terbaru

  • Dekan Fakultas Farmasi UGM: Ini Lima Karakter Utama yang Wajib Dimiliki Seorang Muslim
  • Shiddiq Al Jawi Soroti Kemiskinan Sistemik Akibat Ekonomi Kapitalis
  • Dosen Hukum Keluarga Islam UIN Sunan Kalijaga Tekankan Perlunya Isbat Nikah sebagai Solusi Legalitas
  • Luqyan Tamanni Bedah Dua Sumber Utama Kecemasan Finansial: Takut Kehilangan dan Merasa Tidak Cukup
  • Aldy Pradhana Kritik Penjajahan Modern dan Mentalitas Inferior Umat
Universitas Gadjah Mada

MASJID KAMPUS UGM

Jalan Tevesia 1 Bulaksumur, Caturtunggal, Depok,

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Email: masjidkampus[@]ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY