Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muslim Indonesia (MIUMI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ustaz Ridwan Hamidi, Lc., M.P.I., M.A. menjelaskan bahwa wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah perintah untuk membaca. Hal ini sebagaimana terdapat dalam lima ayat pertama Surah Al-‘Alaq yang mengandung pesan mendalam tentang ilmu dan perintah membaca.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY, Prof. Dr. Machasin, M.A. menjelaskan bahwa puasa di bulan Ramadan merupakan latihan untuk memperbaiki kualitas masyarakat. Sikap dalam menjalani Ramadan inilah yang menentukan apakah seseorang akan memperoleh manfaat dari ibadahnya atau tidak.
Dalam Ramadan Public Lecture (RPL) yang mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Masyarakat Muslim di Bulan Ramadan”, Prof. Machasin mengawali pembahasannya dengan mengutip makna dari QS. Ar-Ra’d ayat 11 yang mengandung pesan penting tentang perubahan dalam kehidupan masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka sendiri berusaha untuk mengubah kondisi dalam diri mereka.
Mantan Hakim Konstitusi dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Prof. Dr. M. Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. mengatakan sikap adil merupakan salah satu jalan menuju ketakwaan. Menurutnya, jika dalam kehidupan sehari-hari, seseorang tidak bisa berperilaku adil, ketakwaan seseorang tersebut diragukan. Selain berbuat adil, menurut beliau, taraf yang lebih tinggi lagi adalah menegakkan keadilan.
“Salah satu jalan untuk menuju takwa itu adalah adil,” ujar beliau, saat Ramadan Public Lecture atau RPL “Ketimpangan Hukum dalam Perspektif Kelas: Analisis Politik Hukum terhadap Penegakan Hukum bagi Masyarakat Miskin”, Sabtu (1/23/2025).
“Seberapa berdayanya kita? Baik sebagai umat Islam maupun sebagai bangsa Indonesia di hadapan umat yang lain dan di hadapan bangsa yang lain?”
Pertanyaan tersebut menjadi pembuka dalam diskusi akademik bertajuk Ramadan Public Lecture (RPL) yang pertama pada Jumat, 28 Februari 2025. Acara ini menghadirkan Dr. Mohamad Yusuf, M.A., Ketua Takmir Masjid Kampus UGM sekaligus dosen di Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya UGM.
Rabu, 11 Desember 2024 — Webinar serial Integrasi Ilmu-Agama sesi kedua bertajuk “Islam and Biology: Exploring the Intersection of Faith and Life’s Origin” sukses diselenggarakan secara daring melalui Zoom. Acara ini menghadirkan Dr. Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., Ketua Program Sarjana Prodi Biologi UGM, sebagai narasumber. Dimulai pukul 15.30 WIB, webinar ini menarik perhatian peserta dari berbagai latar belakang untuk mendalami keterkaitan antara Islam dan biologi dalam menjawab pertanyaan fundamental tentang asal-usul kehidupan.
Yogyakarta, 20 November 2024 – Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama bertema “Al-Quran, Fenomena Alam, dan Pengembangan Saintek” sukses diselenggarakan pada Rabu sore setelah salat Asar. Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini menghadirkan Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng., Guru Besar Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai pembicara utama. Webinar ini bertujuan menggali bagaimana nilai-nilai Qur’ani dapat menjadi landasan etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada Rabu, 13 November 2024, telah diselenggarakan Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama seri Islam dan Teknik dengan tema “Perintah untuk Mengadakan Perjalanan Sebagai Suatu Pembelajaran” Acara ini berlangsung setelah salat Asar dan diadakan secara daring melalui platform Zoom. Menghadirkan Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono dosen di Program studi Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM). Prof. Sugeng mengajak untuk melakukan perjalanan dengan maksud untuk mempelajari peninggalan umat terdahulu dan dampaknya. Karena menurutnya pembelajaran yang paling mendasar adalah melihat dan menirukan serta pembelajaran untuk mendapatkan hikmah dari kisah-kisah tersebut.
Integrasi antara nilai-nilai Islam yang mendalam dan pengetahuan modern menjadi kunci untuk mengatasi kompleksitas masalah yang semakin rumit di masyarakat. Dengan adanya kolaborasi antar bidang ilmu, umat Islam dapat berperan aktif dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk masa depan dunia yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Djagal Wiseso Marseno pada Webinar Integrasi Ilmu Agama (WIIA) yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Pada Rabu, 23 Oktober 2024, telah diselenggarakan Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama bertema “Agriculture Afektif; Memaknai Ragam Pola Human Factors & Integrasinya dalam Pengembangan Ilmu TIP” Acara ini berlangsung setelah salat Asar dan diadakan secara daring melalui platform Zoom. Menghadirkan Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc. dosen di Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). Prof. Mirwan mengajak untuk sharing ilmu pengetahuan yang mana bisa mendapat banyak sudut pandang sebagai upaya membentuk kecerdasan kolektif atau kecerdasan yang optimal.
Pada Rabu, 30 Oktober 2024, telah diselenggarakan Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama bertema “Tinjauan Islam dalam Upaya Melawan Kemubaziran Pangan.” Acara ini berlangsung setelah salat Asar dan diadakan secara daring melalui platform Zoom. Menghadirkan Prof. Dr. Sri Raharjo, dosen di Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM).