• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadhan Di Kampus UGM
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khotbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Diskusi Paradigma Profetik
  • hal. 3
Arsip:

Diskusi Paradigma Profetik

Masjid Kampus UGM Gelar Diskusi Pengembangan Paradigma Profetik Kuntowijoyo

Berita dan InformasiDiskusi Paradigma Profetik Sabtu, 20 September 2025

Pada Jumat, 19 September 2025, Masjid Kampus UGM kembali menjadi ruang perjumpaan gagasan melalui diskusi profetik. Forum ini menghadirkan sejumlah dosen lintas fakultas yang memiliki perhatian pada paradigma profetik, dengan merujuk pada pemikiran Prof. Kuntowijoyo.

Budi Irawanto: Imajinasi Kesenian Islami Bisa Membebaskan dari Belenggu Materialisme

Diskusi Paradigma Profetik Kamis, 18 September 2025

Masjid Kampus UGM kembali menggelar Webinar Integrasi Ilmu dan Agama dengan menghadirkan Dr. Budi Irawanto, S.IP., M.A., dosen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM. Webinar ini mengangkat tema “Estetika Profetik: Imajinasi Kesenian Islami sebagai Medium Transformasi Sosial”, yang menyoroti bagaimana seni islami tidak sekadar menampilkan keindahan visual, tetapi juga menjadi sarana spiritual dan pembebasan sosial.

Menurut Budi, estetika dalam tradisi Islam lahir dari kesadaran tauhid dan spiritualitas, berbeda dengan estetika Barat yang kerap menekankan aspek material dan bentuk. “Keindahan dalam Islam tidak berhenti pada wujud karya seni semata, melainkan mengajak manusia merenung dan mendekat kepada Sang Pencipta,” ungkapnya.

Guru Besar FIB UGM Soroti Pergeseran Nilai Profetik dalam Tradisi Tarekat Modern

Diskusi Paradigma Profetik Kamis, 4 September 2025

Webinar Integrasi Ilmu dan Agama yang dilaksanakan pada Rabu (3/9), menghadirkan Prof. Dr. Sangidu, M.Hum., Guru Besar Bidang Sastra Arab Modern FIB UGM. Dalam kesempatan itu, Sangidu mengulas tema “Budaya Profetik dalam Lanskap Urban: Menemukan Nilai-Nilai Kenabian di Tengah Pergeseran Tradisi”.

Sangidu mengawali dengan penjelasan mengenai proses penciptaan manusia dan alam semesta, dan dalam proses kehidupannya, manusia mengalami perjalanan luar biasa dan penuh dosa. Oleh karena itu, agar dapat kembali pada Allah Swt. dengan keadaan yang suci, maka manusia perlu melakukan Tazkiyatun Nafs. Salah satu metode Tazkiyatun Nafs untuk membersihkan diri, yakni melalui “Tarekat”.

Pasca Revolusi Mesir sebagai dampak atas fenomena Arab Spring pada 2011, kehidupan sufisme tarekat dalam melakukan dzikir sebagai cara mendekatkan diri pada Allah ini mengalami dinamika perkembangan yang signifikan. Sebelumnya, praktik tarekat selalu berada di Masjid dan dilakukan secara khusyu’. Namun, setelahnya anggota tarekat di Mesir menciptakan formulasi baru hingga tarekat mengalami transformasi dalam melantunkan dzikir (teknik mendekatkan diri pada Allah).

Ridwan Wicaksono: AI Bukan Ancaman, Namun Jalan Kemaslahatan Umat

Diskusi Paradigma Profetik Kamis, 28 Agustus 2025

Artificial Intelligence (AI) pada dasarnya bukan sesuatu yang negatif, karena AI hanya tools yang bersifat pasif. Justru kerusakan dan konflik muncul dari perilaku manusia itu sendiri. Maka, karena AI hingga saat ini menjadi hal yang diperebutkan oleh banyak orang dalam mempelajarinya, jangan sampai umat muslim mendapatkan kerugiannya di dunia, bahkan di akhirat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D. dalam sesi materinya di Webinar Integrasi Ilmu-Agama dengan tema “AI untuk Perdamaian? Membaca Peluang dan Ancaman dari Perspektif Profetik”.

Hakimul Ikhwan Tegaskan Nilai-Nilai Kenabian Sebagai Soft Power Perdamaian

Diskusi Paradigma Profetik Kamis, 21 Agustus 2025

Webinar Integrasi Ilmu dan Agama yang dilaksanakan pada Rabu (20/8), menghadirkan Dr. Hakimul Ikhwan, S.Sos., M.A., Ph.D., Dosen FISIPOL UGM dan Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Welfarism. Dalam kesempatan itu, Hakim mengulas tema “Diplomasi Profetik: Membangun Perdamaian Melalui Nilai-Nilai Kenabian”.

Sejak awal, Hakim menegaskan bahwa diplomasi tidak hanya urusan antarnegara. Ia menceritakan hasil riset bersama koleganya di Yogyakarta pada 2015–2017, ketika kota ini menempati peringkat kedua kota paling intoleran di Indonesia. Dari situ lahir istilah “diplomasi terkunci”, yaitu kondisi ketika pihak-pihak yang berbeda identitas tidak lagi bisa berdialog, bahkan sekadar menyapa.

Menurutnya, problem utama terletak pada prasangka dan keterbatasan pengetahuan. Ia mengutip pepatah Arab “an-nāsu a‘dā’ mā jahilū”. Manusia cenderung memusuhi apa yang tidak diketahuinya. Di era digital, situasi makin pelik karena algoritma media sosial membuat orang “tahu banyak tentang sedikit hal”, sehingga pandangan terhadap kelompok lain semakin sempit dan bias.

“Algoritma menutup ruang kita untuk benar-benar mengenal orang lain. Akibatnya, ketegangan identitas semakin tajam,” jelasnya.

Fajri Matahati Tekankan Pentingnya Kesadaran Kolektif untuk Melawan Ketidakadilan Global

Diskusi Paradigma Profetik Kamis, 14 Agustus 2025

Dosen Fakultas Hukum UGM, Fajri Matahati Muhammadin, S.H., LL.M., Ph.D., hadir dalam Webinar Integrasi Ilmu-Agama (WIIA) Seri Studi Perdamaian dan Keamanan, Rabu (13/08/2025). Dalam ceramahnya yang bertajuk “Jihad Sosial sebagai Tindakan Profetik: Redefinisi Perlawanan di Tengah Ketidakadilan Global,” Fajri mengajak merefleksikan peran kesadaran kolektif dalam melawan kezaliman.

Fajri membuka pemaparan dengan ilustrasi ketidakadilan global yang diibaratkan sebagai puncak gunung es. Menurutnya, akar kezaliman justru tersembunyi di “bongkahan dasar” gunung es itu. Bermula dari hal-hal kecil yang sering kali berasal dari diri kita sendiri. Fenomena ini selaras dengan ciri-ciri akhir zaman, di mana akan terjadi peningkatan kezaliman, permusuhan, dan ketidakadilan yang semakin meluas.

Guru Besar FISIPOL UGM Tegaskan Pentingnya Islah dalam Merespons Kekerasan dan Polarisasi

Diskusi Paradigma Profetik Kamis, 7 Agustus 2025

Webinar Integrasi Ilmu dan Agama (WIIA) kembali menghadirkan sebuah diskusi profetik dengan seri Studi Perdamaian dan Keamanan. WIIA kali ini mengangkat tema “Resolusi Konflik: Etika Profetik dalam Merespons Kekerasan, Intoleransi, dan Polarisasi Sosial.” Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 6 Agustus 2025, dengan menghadirkan Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah FISIPOL UGM, Prof. Dr. Siti Mutiah Setiawati, M.A.

Webinar “Islam and Biology: Exploring the Intersection of Faith and Life’s Origin”

Diskusi Paradigma Profetik Selasa, 24 Desember 2024

Rabu, 11 Desember 2024 — Webinar serial Integrasi Ilmu-Agama sesi kedua bertajuk “Islam and Biology: Exploring the Intersection of Faith and Life’s Origin” sukses diselenggarakan secara daring melalui Zoom. Acara ini menghadirkan Dr. Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D., Ketua Program Sarjana Prodi Biologi UGM, sebagai narasumber. Dimulai pukul 15.30 WIB, webinar ini menarik perhatian peserta dari berbagai latar belakang untuk mendalami keterkaitan antara Islam dan biologi dalam menjawab pertanyaan fundamental tentang asal-usul kehidupan.

Webinar Integrasi Ilmu dan Agama: Al-Qur’an, Fenomena Alam, dan Pengembangan Saintek (Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng.)

Diskusi Paradigma Profetik Rabu, 4 Desember 2024

Yogyakarta, 20 November 2024 – Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama bertema “Al-Quran, Fenomena Alam, dan Pengembangan Saintek” sukses diselenggarakan pada Rabu sore setelah salat Asar. Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini menghadirkan Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng., Guru Besar Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai pembicara utama. Webinar ini bertujuan menggali bagaimana nilai-nilai Qur’ani dapat menjadi landasan etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Webinar Integrasi Ilmu dan Agama: Perintah untuk Mengadakan Perjalanan Sebagai Suatu Pembelajaran (Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono)

Diskusi Paradigma Profetik Rabu, 4 Desember 2024

Pada Rabu, 13 November 2024, telah diselenggarakan Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama seri Islam dan Teknik dengan tema “Perintah untuk Mengadakan Perjalanan Sebagai Suatu Pembelajaran” Acara ini berlangsung setelah salat Asar dan diadakan secara daring melalui platform Zoom. Menghadirkan Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono dosen di Program studi Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM). Prof. Sugeng mengajak untuk melakukan perjalanan dengan maksud untuk mempelajari peninggalan umat terdahulu dan dampaknya. Karena menurutnya pembelajaran yang paling mendasar adalah melihat dan menirukan serta pembelajaran untuk mendapatkan hikmah dari kisah-kisah tersebut.

1234

Artikel Terbaru

  • Dosen Psikologi UGM Ulas Pentingnya Mengenal Diri sebelum Memilih Pasangan
  • Dosen FEB UGM Bedah Qabḍ dan Basṭ, Ajak Jemaah Tata Sikap di Tengah Ketidakpastian
  • Dosen HI UGM Sebut Konflik Iran–AS Jadi Ujian Global, Soroti Posisi Indonesia yang Tidak Jelas
  • Eks Dirut BPJS Sebut Pemerataan Kesehatan di Daerah 3T Masih Jadi PR Besar
  • Antara Perasaan dan Rasionalitas, Fathur Jabarkan Kriteria Memilih Pasangan yang Tepat dalam Islam
Universitas Gadjah Mada

Masjid Kampus UGM

Jl. Tevesia Bulaksumur No.1, 55281 Depok DIY

masjidkampus@ugm.ac.id
0812-2540-0933
@masjidkampusugm

© Takmir Masjid Kampus UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY