Penulis sekaligus pendakwah Islam, Muhammad Edgar Hamas, menilai generasi muda saat ini memiliki peran penting dalam perjuangan isu Palestina, terutama dalam melawan propaganda global yang selama ini dibangun oleh Israel. Hal tersebut ia sampaikan dalam Safari Ilmu Di Bulan Ramadan (SAMUDRA), Jumat (6/3) yang mengangkat tema “Kemerdekaan untuk Segala Bangsa: Melawan Genosida, Solidaritas untuk Palestina”. Menurut Edgar, salah satu kekuatan utama Israel bukan hanya pada kekuatan militernya seperti sistem pertahanan atau persenjataan, melainkan pada strategi propaganda yang dikenal sebagai hasbara. Melalui strategi ini, narasi tentang konflik Palestina kerap dibentuk sedemikian rupa agar memengaruhi opini publik dunia.
Konflik
Wakil Presiden RI periode 2004–2009 dan 2014–2019, Dr. (H.C.) Drs. Muhammad Jusuf Kalla, menghadiri Ramadan Public Lecture (RPL) sebagai pembicara pada Kamis (5/3) di Masjid Kampus UGM. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi bertajuk “Strategi Diplomasi Indonesia dalam Memitigasi Potensi Eskalasi Perang Regional Multipolar” di hadapan jemaah salat Isya dan Tarawih.
Masjid Kampus UGM kembali menggelar Sakinah Academy sebagai salah satu kajian rutin yang dilaksanakan setiap Senin sore di Ruang Utama Masjid Kampus UGM. Sakinah Academy (6/10/2025) kali ini mengusung tema “Strategi Mengelola Konflik dalam Keluarga agar Tidak Menjadi Trauma Anak” yang dibersamai oleh Zahra Frida Intani, S.Psi., M.Psi., Psikolog. sebagai pembicara. Tidak sendirian, beliau ditemani oleh suaminya, Rakhman Satrio Wicaksono, S.Psi. yang merupakan Co-Founder Hikma Internasional Boarding School.
Dosen Fakultas Hukum UGM, Fajri Matahati Muhammadin, S.H., LL.M., Ph.D., hadir dalam Webinar Integrasi Ilmu-Agama (WIIA) Seri Studi Perdamaian dan Keamanan, Rabu (13/08/2025). Dalam ceramahnya yang bertajuk “Jihad Sosial sebagai Tindakan Profetik: Redefinisi Perlawanan di Tengah Ketidakadilan Global,” Fajri mengajak merefleksikan peran kesadaran kolektif dalam melawan kezaliman.
Fajri membuka pemaparan dengan ilustrasi ketidakadilan global yang diibaratkan sebagai puncak gunung es. Menurutnya, akar kezaliman justru tersembunyi di “bongkahan dasar” gunung es itu. Bermula dari hal-hal kecil yang sering kali berasal dari diri kita sendiri. Fenomena ini selaras dengan ciri-ciri akhir zaman, di mana akan terjadi peningkatan kezaliman, permusuhan, dan ketidakadilan yang semakin meluas.
Webinar Integrasi Ilmu dan Agama (WIIA) kembali menghadirkan sebuah diskusi profetik dengan seri Studi Perdamaian dan Keamanan. WIIA kali ini mengangkat tema “Resolusi Konflik: Etika Profetik dalam Merespons Kekerasan, Intoleransi, dan Polarisasi Sosial.” Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 6 Agustus 2025, dengan menghadirkan Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah FISIPOL UGM, Prof. Dr. Siti Mutiah Setiawati, M.A.