Kajian Mimbar Subuh di Masjid Kampus UGM pada Kamis (12/3) kembali menghadirkan refleksi intelektual dan spiritual bagi para jemaah. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Senat Akademik Fakultas Filsafat UGM, Prof. Drs. M. Mukhtasar Syamsuddin, M.Hum., Ph.D of Arts. menyampaikan materi bertajuk “Logika, Mistika, dan Metafisika dalam Perspektif Ilmu Filsafat”, yang mengajak jemaah memahami bagaimana Islam memadukan rasionalitas, pengalaman indrawi, dan kedalaman spiritual dalam mencari kebenaran.
Kajian Ramadan
Ramadan Public Lecture (RPL) kembali digelar pada Selasa (10/3) malam di Masjid Kampus UGM. Pada kesempatan tersebut, Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Dr. Trisno Raharjo, S.H., M.Hum., menyampaikan materi bertajuk “Peran Civil Society dan Gerakan Islam dalam Penegakan Supremasi Hukum.”
SAMUDRA (Safari Ilmu Di Bulan Ramadan) kembali diselenggarakan pada Senin (9/2) di Masjid Kampus UGM dengan menghadirkan Afdhal Aliasar, S.T., M.M., MIFP., Senior Partner DinarStandard, sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi bertema “Menjadikan Prinsip Halal–Thayyib dan ESG sebagai Strategi Diferensiasi Produk Ekspor Indonesia.” Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai potensi besar industri halal serta bagaimana Indonesia dapat memanfaatkannya sebagai strategi pembangunan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing produk nasional di pasar global.
Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations periode 2015–2017, Prof. Dr. Syamsuddin Arif, M.A., menegaskan pentingnya rekonstruksi budaya ilmu di tengah berbagai bentuk penyimpangan pemikiran yang ia sebut sebagai diabolisme. Hal tersebut ia sampaikan dalam Ramadan Public Lecture (RPL) di Masjid Kampus UGM sebelum rangkaian salat tarawih, Ahad (8/3).
Kelancaran dan kemudahan akses energi yang dinikmati masyarakat hari ini bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja. Di baliknya, terdapat sistem global yang kompleks dan rentan terhadap gejolak politik dunia. Ketika krisis geopolitik memanas, ketergantungan pada energi fosil dapat berubah menjadi ancaman serius bagi kedaulatan sebuah negara.
Peringatan tersebut menjadi sorotan utama dalam kajian Safari Ilmu Di Bulan Ramadan (SAMUDRA) di Masjid Kampus UGM pada Ahad (8/3). Kajian ini menghadirkan pakar energi sekaligus Pakar Pusat Studi Energi UGM, Dr. Rachmawan Budiarto, S.T., M.T., yang membahas keterkaitan antara konflik global, ketahanan energi nasional, hingga dampaknya bagi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Pengurus Yayasan Bentala Tamaddun Nusantara, Fadhlurrahman Yusuf Fardan, S.T., menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas beragama dari sekadar menjalankan ritual menjadi sebuah pandangan hidup yang menyeluruh. Materi tersebut dipaparkan dalam kajian Mimbar Subuh yang dilaksanakan selepas salat subuh berjemaah di Masjid Kampus UGM pada Ahad (8/3).
Tema “Indonesia Pasca-Reformasi: Masihkah Rakyat yang Berdaulat?” menjadi bahasan dalam Ramadan Public Lecture (RPL) yang diselenggarakan pada Sabtu (7/3) di Masjid Kampus UGM. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI periode 2019–2024, hadir sebagai pembicara di hadapan jemaah salat isya dan tarawih untuk merefleksikan kondisi demokrasi Indonesia saat ini.
Safari Ilmu Di Bulan Ramadan (SAMUDRA) yang berlangsung di Masjid Kampus UGM kembali menghadirkan diskusi bernas pada Sabtu (7/3). Kali ini, Irvan Nugraha, S.H., M.M., hadir dengan tema “Gotong Royong Digital: Dari Sedekah Konvensional ke Crowdfunding Kemanusiaan”.
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2015–2020, Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, M.A. menegaskan bahwa peristiwa Nuzululquran mengandung pesan besar tentang pentingnya ilmu bagi kebangkitan dan kemajuan peradaban Islam. Menurutnya, Alquran tidak hanya hadir sebagai wahyu, tetapi juga sebagai sumber nilai sekaligus inspirasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
Hal tersebut disampaikan Din dalam kegiatan Ramadan Public Lecture (RPL) yang digelar di Masjid Kampus UGM, Jumat (6/3). Melalui pendekatan hermeneutika, ia mengajak umat Islam membaca kembali makna turunnya Alquran dalam konteks kehidupan modern.
Wakil Presiden RI periode 2004–2009 dan 2014–2019, Dr. (H.C.) Drs. Muhammad Jusuf Kalla, menghadiri Ramadan Public Lecture (RPL) sebagai pembicara pada Kamis (5/3) di Masjid Kampus UGM. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi bertajuk “Strategi Diplomasi Indonesia dalam Memitigasi Potensi Eskalasi Perang Regional Multipolar” di hadapan jemaah salat Isya dan Tarawih.