Di tengah arus globalisasi dan datangnya teknologi, umat Islam sering kali dihadapkan pada dilema bagaimana mendudukkan teks agama yang sudah final dengan realitas zaman yang terus berubah? Isu inilah yang disampaikan oleh Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D. (Dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi FT UGM) dalam Khotbah Jumat di Ruang Utama Masjid Kampus UGM, Jumat (16/1) dengan tema “Inovasi dan Ijtihad: Menjawab Tantangan Umat di Era Modern”, Ridwan menekankan urgensi ijtihad sebagai jembatan antara teks suci dan konteks realitas masa kini.
Praktik pembangunan berbasis ekstraktivisme dinilai menjadi akar persoalan kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc., Ketua Senat Akademik Fakultas Kehutanan UGM, dalam Kajian Kamis Sore Masjid Kampus UGM bertema “Keadilan Ekologis: Kritik atas Ekstraktivisme dan Degradasi Lingkungan”, Kamis 15/1).
Webinar Serial Integrasi Ilmu-Agama Seri Studi Energi dengan tajuk “Hidrogen sebagai Sumber Energi Masa Depan: Studi tentang Transisi Energi Berkelanjutan dalam Kerangka Islam” diselenggarakan pada Rabu (14/1) secara daring melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube Masjid Kampus UGM. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr.Eng. Ir. Deendarlianto, S.T., M.Eng. Dewan Pengarah Pusat Studi Energi UGM sebagai narasumber utama.
Allah sudah mengingatkan pada Al-Baqarah [2]: 11, “Dan apabila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”, mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”, tambang batu bara melakukan kebaikan (ternyata) destruction (perusakan) bumi, penebangan hutan katanya dengan alasan perbaikan ternyata menyebabkan kerusakan banjir (serta) ekologi. Kemudian Allah menegaskan pada Al-Baqarah [2]: 12, “Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari.”
Pengingat tersebut disampaikan Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D. (Ketua Engineering Research and Innovation Center Fakultas Teknik UGM) pada Webinar Integrasi Ilmu-Agama (7/1) yang diselenggaran oleh Masjid Kampus UGM. Webinar kali ini mengusung tema “Islam dan Ketahanan Energi Nasional: Strategi Transisi Menuju Indonesia Net Zero Emission 2060.”
“Emas bukanlah instrumen yang tepat kalau Anda ingin cepat kaya. Emas tidak cukup cepat kalau Anda ingin kaya secara instan.” Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D., dalam acara Sakinah Academy: Seri Finansial Keluarga yang digelar di Ruang Utama Masjid Kampus UGM, Senin sore (5/1).
Dalam kajian yang berjudul “Investasi Keluarga: Emas sebagai Instrumen Lindung Nilai terhadap Inflasi?” tersebut, Ketua Program Studi Magister Ekonomika Pembangunan FEB UGM ini mengajak jemaah untuk memahami strategi mengamankan aset keluarga di tengah badai inflasi yang tak terelakkan.
Sakinah Academy seri Kesehatan Keluarga digelar pada Senin (29/12) di Ruang Utama Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada serta disiarkan secara daring melalui YouTube. Kajian ini menghadirkan dr. Hanggoro Tri Rinonce, Ph.D., Sp.PA., Subsp. URL (K), Subsp. KA (K), dosen Departemen Patologi Anatomik FK-KMK UGM sekaligus pengelola Belajar Patologi, sebagai pemateri utama.
Pergantian tahun hendaknya dimaknai sebagai momentum muhasabah dan refleksi diri, baik dalam aspek spiritual maupun sosial. Hal ini disampaikan Dr. Arqom Kuswanjono, M.Hum. dalam khutbah Jumat di Masjid Kampus UGM (26/12).
Prof. Ir. Muslikhin Hidayat, S.T., M.T., Ph.D., IPU. (Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, & Sumber Daya Manusia Fakultas Teknik UGM) menegaskan bahwa keimanan merupakan fondasi utama dalam membangun integritas akademik. Hal tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat yang mengangkat tema hubungan antara iman, kejujuran, dan tanggung jawab keilmuan di tengah tantangan dunia pendidikan modern.
Masjid Kampus UGM menyelenggarakan Kajian Kamis Sore dengan tajuk “Spiritual Well-Being melalui Regulasi Emosi & Pembentukan Resiliensi Diri”. Kajian ini menghadirkan Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, President of the International Association of Muslim Psychologists, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Bagus menguraikan struktur dan dinamika psikologis manusia, menekankan tesis bahwa perilaku yang teramati (overt behavior) hanyalah lapisan permukaan atau manifestasi eksternal semata. Ia menegaskan perlunya memahami dimensi internal, seperti spiritual well-being dan resiliensi, sebagai fondasi utama yang mendasari pembentukan perilaku tersebut.
Webinar Serial Integrasi Ilmu–Agama Seri Studi Pedesaan dan Kawasan Sesi 3 mengangkat tema Dialektika Islam dan Kebudayaan Lokal: Dinamika Gerakan Masyarakat Adat dalam Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Wilayah diselenggarakan pada Rabu (17/12) secara daring melalui kanal YouTube Masjid Kampus UGM. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Nurhasan Ismail, S.H., M.Si. Guru Besar Bidang Hukum Agraria Fakultas Hukum UGM, sebagai narasumber utama.