Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si hadir sebagai narasumber pada Kajian Kamis Sore di Masjid Kampus UGM (21/8). Ia membedah fenomena “kabur aja dulu” yang ramai di awal 2025. Menurutnya, ungkapan itu muncul sebagai ekspresi kekecewaan generasi muda terhadap sulitnya mencari pekerjaan, mahalnya biaya hidup, dan ketidakpastian ekonomi.
“Banyak yang akhirnya berpikir peluang di luar negeri lebih menjanjikan. Ini bukan sekadar lemah mental, tapi juga bentuk strategi bertahan hidup,” ujarnya.