Ramadan Public Lecture (RPL) kembali diselenggarakan oleh panitia Ramadhan di Kampus (RDK) bersama Takmir Masjid UGM pada 18 Februari 2026 di Masjid Kampus UGM. Prof. Dr. Muhammad Nur, S.Ag., M.Ag., Imam Besar Masjid Kampus UGM hadir sebagai narasumber dengan membawakan topik “Agama dan Negara: Mungkinkah Menjadi Muslim yang Negarawan?” yang mengajak jemaah tarawih untuk merefleksikan kehidupan beragama dan bernegara melalui pemaparannya.
Di awal pemaparannya, Muhammad Nur mengkritisi judul yang dibuat. ”Ini kalau dalam ilmu logika, menggunakan kalimat seperti itu dihindari karena membuat pengertian tidak jelas. Sebetulnya tidak perlu meragukan kemungkinan Islam menciptakan penganut yang negarawan,” ujar pembicara.
Sebelum masuk ke ranah pembahasan politik (agama dan negara), Muhammad Nur mengajak jemaah memaknai filosofi kata “Ramadan” sebagai proses pembersihan diri. Ia menjelaskan bahwa secara etimologi (dari peristiwa bangsa Arab), Ramadan berarti panas membara untuk merontokkan karat besi, sekaligus berarti hujan yang meluruhkan debu.