Praktik pembangunan berbasis ekstraktivisme dinilai menjadi akar persoalan kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc., Ketua Senat Akademik Fakultas Kehutanan UGM, dalam Kajian Kamis Sore Masjid Kampus UGM bertema “Keadilan Ekologis: Kritik atas Ekstraktivisme dan Degradasi Lingkungan”, Kamis 15/1).
Arsip: