Khotbah Jumat yang disampaikan di Masjid Kampus UGM pada Jumat (13/2), mengangkat tema “Ramadan yang Berkah dalam Perspektif Waktu: Perjalanan Manusia Menuju Surga”. Dalam penyampaiannya, Agung mengajak jemaah memaknai kehidupan sebagai perjalanan panjang yang terus berlanjut menuju keselamatan hakiki, serta menempatkan Ramadan sebagai momentum penting untuk memperbaiki arah perjalanan tersebut.
Pada bagian awal khotbah, Ia menegaskan bahwa kehidupan manusia berjalan terus tanpa terputus hingga datangnya kematian. “Perjalanan manusia itu adalah perjalanan yang sifatnya continue. Tidak ada perjalanan manusia yang sifatnya discontinue. Ketika perjalanan itu terhenti, maka selesailah sudah,” ujarnya. Kematian disebut sebagai batas berhentinya amal, namun selama hidup manusia selalu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menambah kebaikan.