• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadhan Di Kampus UGM
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khotbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Ramadhan Di Kampus UGM
  • Shofwan Al Banna Soroti Arus Balik Tatanan Kolonial dalam Peta Geopolitik Dunia

Shofwan Al Banna Soroti Arus Balik Tatanan Kolonial dalam Peta Geopolitik Dunia

  • Ramadhan Di Kampus UGM
  • 5 Maret 2026, 17.50
  • Oleh: indraoktafian97
  • 0
Shofwan Al Banna memberikan ceramah di Masjid Kampus UGM pada Sabtu (28/2) malam

RDK UGM kembali menggelar Ramadan Public Lecture (RPL) pada Sabtu (28/2) di Masjid Kampus UGM. Kajian yang berlangsung selepas salat isya ini menghadirkan dosen Hubungan Internasional FISIP UI, Shofwan Al Banna Choiruzzad, Ph.D., dengan tema “Jalan Panjang Perdamaian: Hubungan Multilateral dan Peran Strategis Indonesia dalam Misi Perdamaian Dunia.”

Dalam paparannya, Shofwanmengajak jemaah melihat dinamika konflik global melalui perspektif sejarah dan politik internasional. Ia menekankan bahwa berbagai gejolak dunia hari ini tidak dapat dilepaskan dari perebutan pengaruh global serta upaya sebagian kekuatan besar membentuk ulang tatanan internasional.

Dunia yang Mengalami Arus Balik Sejarah

Pada bagian awal, Shofwan menjelaskan bahwa dunia saat ini sedang mengalami kecenderungan kembali pada pola relasi internasional yang menyerupai tatanan kolonial masa lalu. Menurutnya, berbagai konflik geopolitik menunjukkan adanya upaya sebagian kekuatan global untuk mempertahankan dominasi.

“Dunia kita hari ini sedang menyaksikan sebuah arus balik sejarah. Ada upaya untuk mengembalikan dunia pada tatanan hierarkis kolonial,” ujarnya.

Ia menilai bahwa konflik di berbagai kawasan tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan dengan strategi geopolitik yang lebih luas dalam perebutan pengaruh di tingkat global.

Suasana RPL pada Sabtu (28/2) malam
Suasana RPL pada Sabtu (28/2) malam

Indonesia dan Warisan Perjuangan Anti-Kolonial

Pada bagian kedua, Shofwan menegaskan bahwa sejak awal kemerdekaannya Indonesia tidak hanya hadir sebagai negara yang memperjuangkan kebebasan bagi bangsanya sendiri, tetapi juga membawa misi moral untuk melawan segala bentuk penjajahan.

Mengutip pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, ia menyebut bahwa dasar berdirinya Republik Indonesia adalah komitmen terhadap kemanusiaan dan keadilan.

“Republik ini didirikan untuk menegakkan keadilan dan kemanusiaan. Karena itu, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” jelasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya solidaritas Asia-Afrika dalam membangun tatanan dunia yang lebih setara, yang pernah menguat melalui Konferensi Asia-Afrika di Bandung.

Baca juga: Dosen Perbankan Syariah UAD Ingatkan Harta Bisa Menjerumuskan Manusia

Ramadan dan Komitmen pada Keadilan

Pada bagian akhir, Shofwan mengajak jemaah memaknai Ramadan tidak hanya sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum memperkuat komitmen moral terhadap keadilan sosial dan kemanusiaan.

Menurutnya, ketakwaan tidak dapat dipisahkan dari keberpihakan pada nilai keadilan.

“Takwa itu salah satu indikator yang mendekatinya adalah komitmen kita kepada keadilan. Tidak ada gunanya kita beribadah jika kita membiarkan ketidakadilan,” tegasnya.

Ia berharap semangat Ramadan dapat memperkuat kesadaran umat untuk turut memperjuangkan dunia yang lebih adil dan damai.

Tags: Kajian Jogja Maskam UGM rpl shofwan al banna

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Kabiro Transformasi Digital UGM Uraikan Peran Big Data dalam Menyelesaikan Problem Global
  • Ketua Dewan Guru Besar UGM Dorong Integrasi Nalar, Naluri, dan Nurani dalam Praktik Kehidupan
  • Menuju Satu Abad Indonesia, Mantan Menteri PPN RI Ingatkan Bahaya Salah Arah Pembangunan
  • Ketua MIUMI DIY Tegaskan Pentingnya Dakwah Menyentuh Persoalan Sosial dan Negara
  • Ekonomi Tak Menjejak Rakyat, Bhima Yudhistira Serukan Perubahan Kolektif
Universitas Gadjah Mada

MASJID KAMPUS UGM

Jalan Tevesia 1 Bulaksumur, Caturtunggal, Depok,

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Email: masjidkampus[@]ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY