• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadan Public Lecture
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khutbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Berita dan Informasi
  • Masjid Kampus UGM Gelar Peringatan Maulid Nabi, Tekankan Pentingnya Adab sebagai Fondasi Peradaban

Masjid Kampus UGM Gelar Peringatan Maulid Nabi, Tekankan Pentingnya Adab sebagai Fondasi Peradaban

  • Berita dan Informasi, Ibadah dan Kajian Islam
  • 24 September 2025, 08.45
  • Oleh: Masjid Kampus UGM
  • 0

Masjid Kampus UGM menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ 1447 H pada Ahad (21/9) di Ruang Utama Masjid Kampus UGM. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini mengusung tema “Adab sebagai Pilar Peradaban: Meneladani Rasulullah dalam Pendidikan Karakter Umat Islam.” Tema ini dipilih sebagai respons atas kondisi zaman modern, di mana ilmu kerap direduksi menjadi sekadar instrumen pragmatis tanpa diiringi orientasi adab yang kuat.

Acara ini menghadirkan dua tokoh nasional yang dikenal memiliki perhatian pada isu keislaman dan kebangsaan, yaitu Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. dan Muhammad Najib Azca, S.Sos., M.A., Ph.D. Diskusi dipandu oleh Ir. Muhammad Agung Bramantya, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., Wakil Ketua Takmir Masjid Kampus UGM. Dengan format talkshow, kedua narasumber mengajak jamaah untuk melihat kembali bagaimana adab menjadi fondasi utama ilmu dan peradaban, sebagaimana diteladankan Rasulullah ﷺ.

Dalam penyampaiannya, Mahfud MD menekankan bahwa ilmu yang dilepaskan dari adab dapat menimbulkan disorientasi dan bahkan penyalahgunaan dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Najib Azca menyoroti bagaimana kampus sebagai ruang ilmiah seharusnya tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, beradab, dan memiliki kepekaan sosial.

Para narasumber sepakat bahwa modernitas membawa tantangan berupa krisis makna dan krisis adab. Di tengah derasnya arus globalisasi, umat Islam dituntut untuk kembali kepada teladan Rasulullah ﷺ, yang menempatkan adab sebagai inti dari peradaban Islam. Pesan ini menjadi sangat relevan, khususnya bagi mahasiswa dan sivitas akademika, agar tidak melupakan nilai-nilai moral dan spiritual dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.

Baca juga: Teladani Rasulullah, Mahfud MD dan Najib Azca Soroti Pentingnya Karakter Pemimpin

Selain sesi talkshow, peringatan ini juga menghadirkan suasana meriah sekaligus khidmat melalui penampilan Manunggaling Rebana UGM. Lantunan musik islami tersebut menambah semarak acara, sekaligus menghidupkan atmosfer kebersamaan di dalam masjid. Tidak hanya itu, kehadiran Angkringan Pak Suwarno di segi delapan sayap selatan Maskam UGM memberikan sentuhan khas Yogyakarta yang sederhana namun penuh makna, menjadikan kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi yang hangat dan merakyat.

Kehadiran ratusan jamaah dari kalangan mahasiswa, dosen, alumni, hingga masyarakat umum menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peringatan Maulid Nabi di Maskam UGM. Bagi banyak peserta, acara ini tidak sekadar peringatan ritual, tetapi juga ruang refleksi untuk menemukan kembali relevansi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Maskam UGM diharapkan mampu menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali posisi adab dalam pendidikan, ilmu, budaya, dan kehidupan sosial. Lebih dari sekadar seremonial tahunan, kegiatan ini merupakan pengingat bersama bahwa adab adalah pilar yang akan menjaga arah perkembangan ilmu dan peradaban. Dengan meneladani Rasulullah ﷺ, umat Islam diyakini dapat menghadapi tantangan zaman sekaligus membangun peradaban yang berkeadilan, beradab, dan penuh keberkahan. (Aulia Mahdini)

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=dqgnfEV2I4M[/embedyt]

Tags: Kajian Jogja kajian. maulid ugm

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Dosen FIB UGM: Ilmu Tanpa Etika Hanya Akan Melahirkan Keserakahan
  • Mengawal Kesehatan Keluarga dari Rumah, Hanggoro Tekankan Pentingnya Pencegahan Kanker Sejak Dini
  • Arqom Kuswanjono Soroti Makna Muhasabah Spiritual dan Sosial
  • Wakil Ketua Takmir Masjid Kampus UGM: Iman Menjadi Penjaga dari Rasa Sedih dan Takut
  • Guru Besar FISIPOL UGM Kritisi Sistem Pemerintahan Desa yang Jauh dari Keadilan
Universitas Gadjah Mada

MASJID KAMPUS UGM

Jalan Tevesia 1 Bulaksumur, Caturtunggal, Depok,

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Email: masjidkampus[@]ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY