• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadan Public Lecture
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khutbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Ramadan Public Lecture
  • Prof. Agus Purwanto Paparkan Semesta dalam Alquran

Prof. Agus Purwanto Paparkan Semesta dalam Alquran

  • Ramadan Public Lecture
  • 3 April 2023, 14.17
  • Oleh: Masjid Kampus UGM
  • 0

Alquran adalah kitab penyempurna. Seluruh semesta dan isinya telah disebutkan di dalamnya. Hal ini dijelaskan oleh penulis buku Nalar Ayat-ayat Semesta Prof. Drs. Agus Purwanto, M.Si, M.Sc, D.Sc. pada hari Sabtu, (1/4) di Masjid Kampus UGM dalam kegiatan Mimbar Subuh bertema “Alquran dan Alam Semesta”.

Prof. Agus membuka ceramahnya dengan membahas langit dalam Alquran. “Langit disebutkan 310 kali di 297 ayat Alquran,” sebut beliau. Selanjutnya beliau memaparkan bahwa ada tujuh lapis langit di alam semesta ini, tetapi membentuk seperti satu langit yang merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala.

Di dalam Alquran dijelaskan bahwa struktur alam semesta adalah langit, bumi, dan ruang di antaranya. Ruang ini bukanlah termasuk bagian dari Bumi, namun bukan pula bagian dari langit. 

Perihal permulaan penciptaan langit, Prof. Agus menyebutkan itu adalah hal yang mudah bagi Allah. “Allah itu kalau mau menciptakan sesuatu langsung ‘Kun Fayakun‘ yang sama orang Barat disebut ‘Bang!‘ atau ledakan,” paparnya. Hal itu menunjukkan bahwa tidak ada yang sulit dan mustahil bagi Allah untuk menciptakan materi, ruang, dan seisinya.

Selain langit, di Alquran juga disebutkan mengenai guntur sebagai tanda kuasa dari Allah, lalu ada dalil mengenai planet dalam Q.S Ash-Shaffat ayat 6, juga Q.S. Al-Buruj yang membahas mengenai gugusan bintang. Setelah penciptaan benda-benda di langit, Prof. Agus menyebutkan bahwa selanjutnya Allah menurunkan binatang-binatang ternak dari langit melalui bentuk DNA. “Kan tidak mungkin kambing tiba-tiba turun dari langit,” kelakarnya.

Terkahir, Prof. Agus mengingatkan kita semua untuk senantiasa mengingat Allah serta mengakui keagungannya melalui hal-hal sekitar yang telah diciptakan. Karena dengan mengingat Allah, hati seorang hamba akan tenang.(Hanung Maura W./Editor: Rama S. Pratama/Foto: Istimewa)

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Ketua Senat Akademik Fakultas Kehutanan UGM Sebut Indonesia Mengalami Penghancuran Ekologi secara Sistematis
  • Dewan Pengarah PSE UGM Dorong Yogyakarta Menjadi Hydrogen Valley Nasional
  • Direktur RZIS UGM: Paradigma Wirausaha Islam Menjauhkan Keluarga dari Praktik Riba
  • Dekan Fakultas Biologi UGM: Alam Rusak karena Manusia Gagal Menjaga Amanah
  • Ketua Departemen Antropologi FIB UGM Kritik Penggunaan Istilah “Bencana Alam”
Universitas Gadjah Mada

MASJID KAMPUS UGM

Jalan Tevesia 1 Bulaksumur, Caturtunggal, Depok,

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Email: masjidkampus[@]ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY