• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadhan Di Kampus UGM
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khotbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Ramadhan Di Kampus UGM
  • Diskusi Panel: Universitas ‘Punya Andil’ Terhadap Pemilu yang Demokratis

Diskusi Panel: Universitas ‘Punya Andil’ Terhadap Pemilu yang Demokratis

  • Ramadhan Di Kampus UGM
  • 1 April 2023, 13.54
  • Oleh: Masjid Kampus UGM
  • 0

Universitas adalah tempat para mahasiswa mengembangkan kemampuan-kemampuannya, baik yang telah dimiliki maupun yang baru. Selain itu, universritas juga memiliki peran sebagai wadah untuk melatih para mahasiswanya berpikir kritis dan melihat aspek dari berbagai sudut pandang, sehingga universitas mampu melahirkan generasi-generasi unggulan. Hal ini disampaikan rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG(K)., Ph.D dalam Diskusi Panel Ramadan Public Lecture 1444 H “Universitas Sebagai Basis Moral Penyelenggaraan Pemilu yang Bermartabat” di Ruang Utama Masjid Kampus UGM, Rabu (29/3).

Oleh karenanya, bertepatan dengan adanya Pemilu 2024 yang sudah semakin dekat, Prof. Ova mengharapkan kepada seluruh mahasiswa untuk mampu bersikap kritis terkait pemilu yang akan datang. “Kita berharap bahwa dengan memahami hal tersebut kita perlu dan bersedia secara aktif untuk pemilu itu sendiri dan mampu bersikap kritis. Misalnya kalau ada money politics, bagaimana kita bersikap terhadap itu?,” katanya.

Peneliti Senior & Asisten Yudisial Mahkamah Konstitusi RI Pan Mohamad Faiz, S.H., MCL. Ph.D mengatakan bahwasannya masyarakat memerlukan universitas sebagai jembatan pendidikan politik, kekuatan moral, dan juga sebagai katalisator dan akselerator agar dapat bersama-sama mengawal penyelenggaraan pemilu. Beliau juga menambahkan bahwa semua komponen yang berada dalam universitas memiliki peran sebagai pencegah proses kampanye yang menyalahgunakan politik identitas atau suku-agama-ras-antargolongan (SARA) serta sebagai pengawas proses penyelenggaraan pemilu agar sesuai dengan azas dan prinsip demokrasi. 

Sementara itu, ketua Komisi Pemilihan Umum DIY Hamdan Kurniawan, S.I.P., M.A. mengantisipasi masyarakat untuk tidak mudah menerima berita-berita yang beredar dan memilah dengan baik berita yang benar dan berita yang hanya sekedar hoaks. Beliau juga menambahkan bahwa pemilu yang akan datang memiliki tantangan untuk meminimalisasi besaran angka surat-surat pemilu yang tidak sah. (Hafidah Munisah/Editor: Rama S. Pratama/Foto: Yarabisa Yanuar)

 

Saksikan videonya berikut ini:

[embedyt]https://www.youtube.com/watch?v=5yDMhG1CsRo[/embedyt]

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Jangan Salah Membaca Perasaan, Maulana Umar Paparkan Empat Filter dalam Memilih Pasangan
  • Direktur Haltech 3D Indonesia Ingatkan Bahaya Degradasi Kognitif di Era AI
  • Pakar Geopolitik UGM Menegaskan Keberpihakan pada Iran sebagai Bentuk Perlawanan terhadap Kezaliman
  • Kepala PSPG UGM Kritik Implementasi MBG, Tekankan Realisme Anggaran
  • Salah Memaknai Cinta, Ini Dampaknya Menurut Sulaiman Rasyid
Universitas Gadjah Mada
MASJID KAMPUS UGM
Jl. Tevesia 1, Bulaksumur
Caturtunggal, Depok, Sleman
DI Yogyakarta 55281
📧 masjidkampus@ugm.ac.id
🌐 masjidkampus.ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY