• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadhan Di Kampus UGM
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khotbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Tulisan dan Khotbah
  • Media Wahyudi Askar: Anak Muda Harus Menjadi Penjaga Ilmu dan Amanah Keadilan

Media Wahyudi Askar: Anak Muda Harus Menjadi Penjaga Ilmu dan Amanah Keadilan

  • Tulisan dan Khotbah
  • 3 Agustus 2026, 18.56
  • Oleh: Alkansa Fauziyyah
  • 0

Masjid Kampus UGM kembali menyelenggarakan Khutbah Jumat yang menghadirkan ruang refleksi bagi sivitas akademika dan masyarakat umum. Pada Jumat (31/7), khutbah disampaikan oleh Dr. Media Wahyudi Askar, S.I.P., M.Sc., Ph.D., Dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) dengan mengangkat tema “Anak Muda, Ilmu, dan Amanah Keadilan” Tema tersebut mengajak jamaah, khususnya generasi muda, untuk memaknai ilmu pengetahuan sebagai amanah yang harus diwujudkan dalam sikap adil, bertanggung jawab, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Dalam khutbahnya, Media Wahyudi Askar menegaskan bahwa Islam menempatkan ilmu sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban. Namun, ilmu tidak cukup dipahami sebagai kumpulan pengetahuan yang hanya memperkaya intelektualitas. Ilmu harus melahirkan kesadaran moral, membentuk karakter, serta mengarahkan seseorang untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, semakin tinggi ilmu yang dimiliki seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk menghadirkan kemaslahatan dan menegakkan keadilan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Beliau juga menyoroti posisi strategis generasi muda sebagai penerus estafet kepemimpinan bangsa. Di tengah derasnya arus informasi, perkembangan teknologi, serta berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, anak muda diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi pembelajar yang kritis, berintegritas, dan mampu menggunakan ilmu untuk menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat. Semangat belajar harus dibarengi dengan kejujuran, keberanian menyampaikan kebenaran, dan komitmen untuk menjaga nilai-nilai keadilan dalam setiap aspek kehidupan.

Lebih lanjut, khutbah mengingatkan bahwa amanah keadilan tidak hanya menjadi tanggung jawab para pemimpin atau pejabat publik, tetapi merupakan kewajiban setiap individu. Keadilan dimulai dari hal-hal sederhana, seperti bersikap jujur, menghormati hak orang lain, menghindari penyalahgunaan kepercayaan, serta mengambil keputusan secara objektif tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari akhlak seorang muslim sekaligus fondasi terciptanya masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.

Di lingkungan perguruan tinggi, pesan tersebut menjadi semakin relevan. Kampus merupakan ruang lahirnya gagasan, riset, dan inovasi yang seharusnya tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga pribadi yang memiliki kepedulian sosial dan keberanian moral. Mahasiswa sebagai generasi intelektual diharapkan mampu menjadikan ilmu sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar instrumen untuk meraih prestasi atau keuntungan pribadi.

Melalui tema “Anak Muda, Ilmu, dan Amanah Keadilan,” Masjid Kampus UGM mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan ilmu sebagai jalan menuju pengabdian dan keadilan. Khotbah ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh generasi muda yang mampu mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan integritas moral. Dengan demikian, ilmu yang dimiliki tidak berhenti pada ranah akademik, melainkan benar-benar menghadirkan manfaat, memperkuat nilai-nilai keadilan, dan menjadi kontribusi nyata dalam membangun peradaban yang lebih baik.

Penulis: Thareeq Arkan Falakh

Editor: Muhammad Khanif Samudera

Post Views: 14
Tags: amanah keadilan anak muda askar masjid kampus ugm demokrasi ilmu kabinet bayangan masjid kampus Masjid Kampus UGM media media askar ugm

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Media Wahyudi Askar: Anak Muda Harus Menjadi Penjaga Ilmu dan Amanah Keadilan
  • Yusuf Sebut Masjid Kampus sebagai Hub Riset dan Pengembangan Teknologi
  • Ketua Senat Akademik Filsafat UGM Bongkar Rahasia Lawan Hoaks: Jarimu Bisa Jadi Harimaumu di Era Post-Truth
  • Mengembalikan Peran Strategis Masjid, Abdullah Arif Uraikan Filosofi Masjid sebagai Episentrum Peradaban
  • Ingin Surga Dunia Sebelum Surga Akhirat? Dekan Farmasi UGM Ungkap 4 Kunci Kebahagiaan Ini
Universitas Gadjah Mada

Masjid Kampus UGM

Jl. Tevesia Bulaksumur No.1, 55281 Depok DIY

masjidkampus@ugm.ac.id
0812-2540-0933
@masjidkampusugm

© Takmir Masjid Kampus UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY