• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadan Public Lecture
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khutbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Ibadah dan Kajian Islam
  • Probosuseno: Puasa Ramadan adalah Mekanisme Pembentukan Manusia Seutuhnya

Probosuseno: Puasa Ramadan adalah Mekanisme Pembentukan Manusia Seutuhnya

  • Ibadah dan Kajian Islam
  • 10 Februari 2026, 13.20
  • Oleh: Masjid Kampus UGM
  • 0

Puasa di bulan Ramadan tidak semata dimaknai sebagai praktik menahan lapar dan dahaga, melainkan sebagai mekanisme pembentukan manusia secara utuh, meliputi aspek fisik, mental, dan spiritual. Hal tersebut disampaikan Dr. dr. Probosuseno, Sp.PD-KGer, FINASIM, S.E., M.M., AIFO-K, Dokter sekaligus Dosen Departemen Penyakit Dalam FK-KMK UGM, dalam Kajian Pra-Ramadan yang digelar di Masjid Kampus UGM, Kamis (5/2).

Dalam kajian bertajuk “Ramadan dan Kesehatan Holistik: Menjaga Keseimbangan Fisik, Mental, dan Spiritual” itu, Probosuseno menegaskan bahwa puasa merupakan instrumen ilahiah yang dirancang untuk memulihkan manusia dari berbagai persoalan mendasar kehidupan. Pemulihan tersebut, menurutnya, tidak hanya menyentuh dimensi biologis, tetapi juga psikis dan spiritual.

Puasa dan Akar Masalah Kehidupan

Probosuseno menjelaskan bahwa kegagalan manusia dalam meraih kebahagiaan umumnya bersumber dari empat faktor utama, yaitu sakit, kemiskinan, kebodohan, dan nafsu yang tidak terkendali. Dari keempatnya, nafsu disebut sebagai faktor paling dominan dan paling sulit dikendalikan.

“Banyak orang sebenarnya tahu mana yang benar dan salah, tetapi tetap jatuh karena tidak mampu menahan dorongan dalam dirinya,” ujarnya di hadapan jemaah. Dalam konteks inilah, puasa diposisikan sebagai latihan sistematis untuk menundukkan nafsu agar berada di bawah kendali akal dan nilai.

Baca juga: Ini Tiga Kunci Hidup Bermakna Menurut Syatori Abdurrauf

Puasa sebagai Terapi Kesehatan Holistik

Dari sudut pandang medis, Probosuseno menegaskan bahwa puasa memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan tubuh. Puasa membantu menurunkan berat badan, memperbaiki metabolisme, menstabilkan tekanan darah, serta meningkatkan fungsi kognitif. Adaptasi tubuh terhadap puasa, menurutnya, paling terasa pada pekan pertama Ramadan.

Ia juga menyoroti kebiasaan makan berlebihan sebagai salah satu penyebab utama penyakit degeneratif. Konsumsi berlebih membuat aliran darah terkonsentrasi pada sistem pencernaan, sehingga mengurangi suplai ke organ vital lain. “Makan itu perlu ilmu. Islam sudah mengajarkan keseimbangan jauh sebelum ilmu kedokteran modern berkembang,” jelasnya.

Ramadan sebagai Sekolah Karakter dan Kepedulian Sosial

Selain berdampak pada kesehatan fisik, puasa juga membentuk karakter dan kepekaan sosial. Menahan lapar dan dahaga menjadi latihan pengendalian emosi, konsumsi, dan gaya hidup. Probosuseno menekankan bahwa ketakwaan bukan sekadar konsep spiritual, tetapi tercermin dalam kemampuan mengontrol diri dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan pentingnya sedekah dan pengelolaan konsumsi secara bertanggung jawab, termasuk dalam kegiatan masjid dan pengajian. Hal-hal kecil seperti menghindari pemborosan makanan dinilai sebagai bagian dari praktik nilai Islam yang sering luput diperhatikan.

“Ramadan seharusnya menjadi ruang evaluasi diri,” pungkasnya. Melalui puasa dan ibadah pendukung lainnya, umat diajak membangun pola hidup yang lebih sehat, berimbang, dan bermakna. Tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelahnya.

Penulis: Indra Oktafian Hidayat

Tags: Kajian Kajian Jogja Kesehatan Maskam UGM Pra Ramadan Probosuseno Puasa ugm

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Probosuseno: Puasa Ramadan adalah Mekanisme Pembentukan Manusia Seutuhnya
  • Ini Tiga Kunci Hidup Bermakna Menurut Syatori Abdurrauf
  • Sambut Ramadan, Syatori Abdurrauf Ajak Jemaah Kelola Hati dan Kendalikan Diri
  • Abduh Tuasikal Ajak Jemaah Renungi Keutamaan Ibadah Puasa sebagai Sebab Utama Menggapai Takwa
  • Pengasuh PPTQ Az-Zakiyyah Yogyakarta Tekankan Kesehatan dalam Perspektif Tauhid
Universitas Gadjah Mada

MASJID KAMPUS UGM

Jalan Tevesia 1 Bulaksumur, Caturtunggal, Depok,

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Email: masjidkampus[@]ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY