Kajian Ramadan Public Lecture (RPL) (24/2) dibuka dengan bedah karya tulis Profesor Tom Nichols yang berjudul The Death of Experties (Matinya Kepakaran). Dari karya tersebut, tergambarkan kondisi masyarakat Amerika yang mulai tidak menghargai kepakaran serta tidak menghargai otoritas ilmu.
Fenomena ini tampak jelas pada masa Covid-19, ketika otoritas medis seringkali kalah dibandingkan tokoh populer atau figur agama. Hal ini menandakan bahwa, saat ini, popularitas cenderung lebih diakui daripada otoritas ilmu.
Mengutip data Oxford dictionary, Ketua Program Doktor Pendidikan Agama Islam UIKA, Adian Husaini, M.Si., Ph.D., mengungkapkan bahwa kata yang paling populer adalah post-truth atau era pascakebenaran. Era pascakebenaran adalah era ketika berita yang menyentuh emosi lebih mudah diterima dan dipahami dibandingkan dengan data-data yang terverifikasi.
“Kita memasuki era kebohongan. Era berita yang lebih menyentuh emosial lebih mudah dipahami ketimbang data-data atau fakta yang terverifikasi. Ini adalah masalah yang sulit dipecahkan untuk kita semua,” ungkapnya dalam RPL yang digelar pada Selasa malam (24/02).