• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadhan Di Kampus UGM
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khotbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Ibadah dan Kajian Islam
  • hal. 2
Arsip:

Ibadah dan Kajian Islam

Bagus Riyono Jelaskan Empat Level Kesadaran yang Membentuk Perilaku Manusia

Ibadah dan Kajian Islam Jumat, 19 Desember 2025

Masjid Kampus UGM menyelenggarakan Kajian Kamis Sore dengan tajuk “Spiritual Well-Being melalui Regulasi Emosi & Pembentukan Resiliensi Diri”. Kajian ini menghadirkan Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, President of the International Association of Muslim Psychologists, sebagai narasumber utama. 

Dalam pemaparannya, Bagus menguraikan struktur dan dinamika psikologis manusia, menekankan tesis bahwa perilaku yang teramati (overt behavior) hanyalah lapisan permukaan atau manifestasi eksternal semata. Ia menegaskan perlunya memahami dimensi internal, seperti spiritual well-being dan resiliensi, sebagai fondasi utama yang mendasari pembentukan perilaku tersebut.

Dosen CRCS UGM: Pengalaman Hidup di Tengah Keberagaman Menempa Kematangan Sosial Seorang Muslim

Ibadah dan Kajian Islam Minggu, 14 Desember 2025

Kajian Kamis Sore yang diselenggarakan di ruang utama Masjid Kampus UGM menghadirkan Dr. Muhammad Iqbal Ahnaf, M.A sebagai pemateri. Pada kesempatan kali ini, Iqbal mengajak jamaah untuk memperluas cara pandang dalam memahami peran seorang Muslim. Tidak hanya menekankan pada nilai-nilai etika, beliau juga menyoroti pentingnya keterampilan (skill) yang harus dimiliki seorang Muslim untuk mampu bertahan dan berinteraksi dalam lingkungan yang beragam.

Abdul Mustaqim Paparkan Hubungan antara Kejernihan Iman dan Stabilitas Psikologis

Ibadah dan Kajian Islam Jumat, 5 Desember 2025

Masjid Kampus UGM kembali menyelenggarakan Kajian Kamis Sore dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Abdul Mustaqim, Guru Besar Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada kesempatan ini, beliau membawakan tema “Menimbang Kejernihan Iman: Refleksi Qur’ani atas Hidup dan Hati”, yang menyoroti keterkaitan antara kualitas iman dan kesehatan mental dalam perspektif Al-Qur’an.

Shiddiq Al Jawi Soroti Kemiskinan Sistemik Akibat Ekonomi Kapitalis

Ibadah dan Kajian Islam Jumat, 28 November 2025

Dalam sebuah kajian bertajuk “Ekonomi Islam & Kemandirian Umat” di Masjid Kampus UGM, Muhammad Shiddiq Al Jawi, M.Si. memaparkan kritik tajam terhadap praktik ekonomi Islam yang berkembang di Indonesia. Dengan analogi keras namun menggugah, beliau menyebut ekonomi syariah yang berjalan hari ini “seperti kaki kambing yang dicangkokkan ke tubuh babi”, sekadar tempelan pada struktur kapitalisme yang tetap dominan.

h

Dekan FUPI UIN Sunan Kalijaga: Rebut Kembali Kedaulatan Otak, Jangan Biarkan Teknologi Jadi Tuan!

Ibadah dan Kajian Islam Jumat, 21 November 2025

Masjid Kampus UGM kembali dipadati jamaah dalam Kajian Kamis Sore yang mengangkat tema relevan dan provokatif, “Peran Agama & Filsafat Islam di Era Akal Imitasi (AI).” Digelar pada Kamis, 20 November 2025, kajian ini menghadirkan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Robby Habiba Abror, S.Ag., M.Hum.

Dalam suasana sore yang khidmat, Robby membuka wawasan jamaah dengan sebuah analogi menohok tentang mitologi Yunani Kuno, Narcissus, yang mati karena jatuh cinta pada bayangannya sendiri di air.

“Siapa sesungguhnya Narcissus itu hari ini? Narcissus adalah kita hari ini. Sungainya apa? Sungai digital,” ujar Robby di hadapan jamaah. Ia menekankan bahwa banyak manusia modern kini tenggelam dalam obsesi kesempurnaan persona digital, melupakan realitas, hingga terjebak dalam arus teknologi yang seharusnya mereka kendalikan.

Dokter Sagiran: Tidak Semua Penyakit Dapat Dijelaskan Secara Medis

Ibadah dan Kajian Islam Jumat, 14 November 2025

Kajian Kamis Sore kembali digelar di ruang utama Masjid Kampus UGM pada kamis (13/11). Tema kajian kali ini membahas tentang “Thibbun Nabawi dalam Praktik Medis Kontemporer” yang disampaikan oleh Dr. dr. Sagiran, Sp.B(K)KL, M.Kes. yaitu seorang dokter ahli bedah & founder Nur Hidayah Group.

Imam Wicaksono: Dunia Maya Menguji Siapa Kita Sebenarnya

Ibadah dan Kajian Islam Jumat, 7 November 2025

“Di dunia digital, yang sedang kita pertaruhkan bukan hanya waktu dan perhatian, tapi juga akhlak,” ujar Dr. Imam Wicaksono, Lc., M.A., membuka kajian sore di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada. Bagi beliau, ruang virtual bukan sekadar tempat berbagi informasi, tetapi juga ruang yang menguji karakter seseorang.

Media sosial, kata beliau, ibarat pisau bermata dua. “Ia bisa jadi sarana dakwah, belajar, bahkan tempat berbagi inspirasi. Tapi bisa juga menjerumuskan kita dalam riya, pamer, atau bahkan kebohongan.” Teknologi menghadirkan kemudahan, namun jika tak dibingkai dengan akhlak, ia bisa mengikis kesadaran diri sedikit demi sedikit.

Kesehatan Bukan Segalanya, Tapi Segalanya Tak Bisa Dinikmati Tanpa Sehat: Agus Taufiqurrahman Ungkap Kunci Sehat

Ibadah dan Kajian Islam Sabtu, 1 November 2025

Masjid Kampus UGM kembali menggelar Kajian Kamis Sore pada Kamis, 30 Oktober 2025 di Ruang Utama Masjid Kampus UGM. Kajian kali ini menghadirkan dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pembinaan Kesehatan Umum, Kesejahteraan Sosial, dan Resiliensi Bencana.

Tajul Muluk: Tradisi Santri Berakar dari Ahlus Suffah, Tempat Lahirnya Generasi Pembelajar Sejati di Masa Rasulullah

Ibadah dan Kajian Islam Senin, 27 Oktober 2025

Menelusuri Jejak Santri dari Zaman Rasulullah 

Istilah santri bukan sekadar label bagi seseorang yang menuntut ilmu agama di pesantren. Kata ini memiliki akar sejarah dan makna yang mendalam, mencerminkan hubungan erat antara ilmu, adab, dan perjuangan dalam Islam. Dalam kajiannya, Tajul Muluk menjelaskan bahwa makna santri dapat ditelusuri hingga masa Rasulullah ﷺ melalui komunitas Ahlus Suffah, generasi awal pembelajar yang menjadi cikal bakal tradisi pesantren.

Ammi Nur Baits: Ulah Oknum Tak Boleh Jadi Alasan Generalisasi Bahwa Seluruh Pesantren Itu Buruk

Ibadah dan Kajian Islam Sabtu, 18 Oktober 2025

Pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keutuhan umat. Sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, pesantren menjadi pusat pembinaan akhlak, penguatan tauhid, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam ceramahnya, Ammi Nur Baits menegaskan bahwa pesantren tidak sekadar tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga benteng bagi kemurnian akidah umat.

Ia menyampaikan, “Pesantren bukan hanya tempat mencari ilmu, tapi tempat menegakkan tauhid yang menjadi dasar kehidupan.”

12345

Artikel Terbaru

  • Penasihat Takmir Maskam UGM Rumuskan Empat Pilar Kebijaksanaan Hidup
  • Anggota DPD RI Ahmad Syauqi Tegaskan Ilmu sebagai Fondasi Kebijakan Publik yang Berkeadilan
  • Rektor IAI Persis Garut: Tanpa Tradisi Ilmu, Umat Islam Hanya Jadi Penonton Peradaban
  • Adian Husaini Ingatkan Bahaya Matinya Kepakaran bagi Masa Depan Peradaban
  • Abdul Gaffar Karim: Politik adalah Pengabdian, Bukan Pelanggengan Kekuasaan
Universitas Gadjah Mada

MASJID KAMPUS UGM

Jalan Tevesia 1 Bulaksumur, Caturtunggal, Depok,

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Email: masjidkampus[@]ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY