• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadhan Di Kampus UGM
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khotbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Ibadah dan Kajian Islam
  • Ketua PWNU DIY Soroti Pentingnya Sanad Keilmuan dalam Beragama

Ketua PWNU DIY Soroti Pentingnya Sanad Keilmuan dalam Beragama

  • Ibadah dan Kajian Islam
  • 13 Februari 2026, 15.58
  • Oleh: Alkansa Fauziyyah
  • 0

Masjid Kampus UGM kembali menggelar Kajian Pra-Ramadan pada Kamis (12/2) dengan tema “Sunah Rasul sebagai Fondasi Peningkatan Kualitas Ibadah”. Kajian ini menghadirkan Ketua Tanfidziyah PWNU DIY, Dr. Ahmad Zuhdi Muhdlor, S.H., M.Hum. sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, Ahmad Zuhdi menegaskan bahwa Alquran merupakan sumber hukum tertinggi dalam Islam, namun sunah Rasul memiliki peran penting dalam menjelaskan rincian ajaran syariat yang bersifat global.

“Dalam Islam sumber syariat tertinggi adalah Alquran. Di bawahnya adalah hadis atau sunah Rasul. Banyak perintah dalam Alquran yang sifatnya global dan Nabi yang merinci,” ujarnya.

Ia mencontohkan perintah salat dalam Alquran yang tidak menjelaskan jumlah rakaat maupun tata caranya, sehingga umat Islam harus merujuk pada praktik Nabi Muhammad saw.

Ibadah Mahdah Tidak Boleh “Ngarang”

Ahmad Zuhdi juga membedakan antara ibadah mahdah dan ibadah sosial. Menurutnya, ibadah mahdah seperti salat, puasa, zakat, dan haji bersifat qat’i serta tidak boleh diubah.

“Pada dasarnya ibadah itu haram kecuali yang diperintahkan. Jadi enggak boleh ngarang dalam ibadah mahdah,” tegasnya.

Sementara itu, dalam ranah muamalah atau ibadah sosial, ruang ijtihad lebih terbuka selama tidak melanggar prinsip syariat.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kualitas ibadah sangat ditentukan oleh niat dan keikhlasan. Amal yang sama, menurutnya, dapat bernilai lebih jika diniatkan sebagai bentuk mengikuti sunah Rasul.

“Bersikat gigi itu bagus. Tapi akan beda nilainya kalau diniatkan juga untuk mengikuti sunah Rasul,” jelasnya.

Baca juga: Probosuseno: Puasa Ramadan adalah Mekanisme Pembentukan Manusia Seutuhnya

Wakaf sebagai Amal Jariah

Dalam sesi tanya jawab, Ustaz Zuhdi menjelaskan bahwa wakaf termasuk amal jariah yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah wafat.

“Jika manusia mati, amalnya terputus kecuali tiga: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan,” ungkapnya mengutip hadis Nabi.

Ia juga menambahkan bahwa wakaf kini tidak hanya terbatas pada tanah atau bangunan, tetapi dapat dilakukan melalui wakaf tunai dengan nominal kecil.

Memahami Bidah secara Bijak

Menjawab pertanyaan tentang tradisi dan bidah, ia mengingatkan agar umat Islam tidak bersikap kaku dan mudah menyalahkan praktik yang bersifat sosial.

“Kalau sudah selesai salat, orang buka HP boleh, pergi boleh. Salaman setelah salat juga jangan dibesar-besarkan,” ujarnya.

Kajian ditutup dengan ajakan untuk terus belajar agama dengan sanad keilmuan yang jelas, tidak semata-mata bersandar pada informasi digital.

“Belajar agama setidak-tidaknya harus ada gurunya, agar sanadnya nyambung kepada Nabi,” pesannya.

Penulis: Alkansa Fauziyah

Editor: Indra Oktafian Hidayat

Tags: fikih kontemporer ibadah mahdhah kajian Masjid Kampus UGM kualitas ibadah muamalah dalam Islam niat dan ikhlas praramadan UGM sanad keilmuan Sunah Rasulullah wakaf dan sedekah jariyah

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Guru Besar FEB UGM Soroti Efisiensi Anggaran Pendidikan Rawan Picu Disparitas Antarwilayah
  • Jangan Salah Membaca Perasaan, Maulana Umar Paparkan Empat Filter dalam Memilih Pasangan
  • Direktur Haltech 3D Indonesia Ingatkan Bahaya Degradasi Kognitif di Era AI
  • Pakar Geopolitik UGM Menegaskan Keberpihakan pada Iran sebagai Bentuk Perlawanan terhadap Kezaliman
  • Kepala PSPG UGM Kritik Implementasi MBG, Tekankan Realisme Anggaran
Universitas Gadjah Mada

Masjid Kampus UGM

Jl. Tevesia Bulaksumur No.1, 55281 Depok DIY

masjidkampus@ugm.ac.id
0812-2540-0933
@masjidkampusugm

© Takmir Masjid Kampus UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY