• UGM.AC.ID
  • Jama’ah Shalahuddin UGM
  • Rumah ZIS UGM
  • Perpus Baitul Hikmah
  • KB-TK Maskam UGM
  • Mardliyyah UGM
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Selayang Pandang
    • Sejarah Masjid Kampus UGM
    • Manajemen Masjid
  • Kegiatan dan Layanan
    • Kegiatan dan Layanan
    • Fasilitas dan Gerai
    • Akad Nikah
    • Formulir Peminjaman Fasilitas
    • Prosesi Kembali Ke Islam
  • Artikel
    • Beranda Artikel
    • Ibadah dan Kajian Islam
    • Diskusi Paradigma Profetik
    • Sakinah Academy
    • Maskam Public Lecture
    • Ramadan Public Lecture
    • Berita dan Informasi Lain
    • Tulisan dan Khutbah
  • Donasi
  • Kontak
  • Beranda
  • Ramadan Public Lecture
  • Talqis Nurdianto: Pendidikan Anak Sejak dalam Kandungan, Investasi Kesalehan Masa Depan

Talqis Nurdianto: Pendidikan Anak Sejak dalam Kandungan, Investasi Kesalehan Masa Depan

  • Ramadan Public Lecture
  • 13 Maret 2025, 08.40
  • Oleh: Masjid Kampus UGM
  • 0

Dosen Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Talqis Nurdianto, Lc., M.A., Ph.D., mengisi acara Mimbar Subuh di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada pada Selasa, 11 Maret 2025. Dalam ceramah bertajuk  “Mempersiapkan Generasi Islami: Pendidikan Anak Sejak dalam Kandungan,” ia menekankan bahwa pendidikan anak dapat dimulai jauh sebelum kelahiran, yaitu sejak dalam kandungan. Ia mengajak para orang tua untuk memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan anak sejak masa kehamilan sebab fase ini menjadi pondasi penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak di masa depan.

Talqis Nurdianto menyoroti pentingnya menyelesaikan konflik dalam keluarga secara adil. Ia mencontohkan kisah Habil dan Qabil sebagai pelajaran bahwa perselisihan di antara saudara dapat menjadi akar dari kebencian dalam keluarga. Orang tua, menurutnya, harus berperan sebagai penengah yang bijak dan adil agar keharmonisan rumah tangga tetap terjaga.

Ia juga menekankan bahwa setiap anak memiliki tiga hak utama dari orang tuanya, yakni mendapatkan calon ibu yang baik, nama yang baik, dan pengajaran Al-Qur’an. Oleh karena itu, pemahaman akan ilmu pernikahan dan perawatan janin menjadi hal yang krusial bagi calon orang tua.

Lebih lanjut, Talqis menjelaskan bahwa perilaku dan kondisi psikologis orang tua, khususnya ibu, sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama masa kehamilan yaitu mendoakan janin, memberikan nafkah misalnya, makanan dan minuman yang halal dan baik (halalan thayyiban), serta menjaga kondisi perilaku ibu dan perlakuan terhadap janin. Ia menyebutkan bahwa apa yang dirasakan, dipikirkan, dan dilakukan oleh ibu selama masa kehamilan terserap oleh janin dan akan membentuk kepribadian anak di kemudian hari.

Dengan menekankan pentingnya memberi pendidikan kepada anak sebagai tugas utama orang tua, Talqis Nurdianto mengajak untuk memulainya sejak dalam kandungan. Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses setelah anak lahir, tetapi sudah dimulai sejak janin berkembang. (Amelia Siti Nurjanah/Editor: Rama Shidqi P./Foto: Ramadhan Di Kampus UGM)

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Artikel Terbaru

  • Ini Tiga Kunci Hidup Bermakna Menurut Syatori Abdurrauf
  • Sambut Ramadan, Syatori Abdurrauf Ajak Jemaah Kelola Hati dan Kendalikan Diri
  • Abduh Tuasikal Ajak Jemaah Renungi Keutamaan Ibadah Puasa sebagai Sebab Utama Menggapai Takwa
  • Pengasuh PPTQ Az-Zakiyyah Yogyakarta Tekankan Kesehatan dalam Perspektif Tauhid
  • Ekonom UGM Soroti Kesenjangan Pertumbuhan Ekonomi dan Pasar Kerja Pascakrisis
Universitas Gadjah Mada

MASJID KAMPUS UGM

Jalan Tevesia 1 Bulaksumur, Caturtunggal, Depok,

Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Email: masjidkampus[@]ugm.ac.id

© Takmir Masjid Kampus UGM - Badan Pengelola Masjid UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY